oleh

47 Desa Siap Coblos! Kapolres Cianjur Kerahkan Brimob + Patroli 24 Jam, Jangan Mau Diprovokasi!

CIANJUR,Discoverynews.id – Jangan main-main sama Pilkades tahun ini. Polres Cianjur udah siaga penuh.

Kapolres Cianjur, AKBP Beddy Suwendi, menegaskan pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pilkades di 47 desa sudah disiapkan matang. Bukan cuma polisi Cianjur, tapi juga ada bantuan BKO Brimob Polda Jabar yang akan disebar ke masing-masing Polsek.

“Untuk diketahui oleh seluruh masyarakat, pada saat pencoblosan nanti, salah satu anggota kita pun harus tahu apa saja yang harus dilakukan pada saat pengamanan TPS nanti. Personel dari Polres Cianjur, kemudian ada juga bantuan BKO dari Brimob Polda, itu nanti akan kita sebar di masing-masing Polsek yang melaksanakan kegiatan,” tegas Beddy.

Intinya: Semua petugas harus tahu tugasnya. Nggak ada yang bengong di TPS.

PATROLI 24 JAM, LAMPU ROTATOR NYALA TERUS!

Yang paling bikin warga tenang, Beddy memerintahkan patroli 24 jam, khususnya malam hari.

“Kita laksanakan kegiatan patroli 24 jam, khususnya malam hari dari pukul 11.00 sampai dengan pukul 05.00 pagi. Itu semua kendaraan wajib keluar, wajib patroli dengan menyalakan lampu-lampu rotator, kemudian melingkar-lingkar tentunya di tempat-tempat yang menurut kita rawan, baik itu di kota maupun di pedesaan maupun ke dalam-dalam,” ujarnya.

Jadi kalau Kang liat tengah malam ada mobil polisi muter-muter kampung dengan lampu rotator nyala, itu bukan lagi patroli biasa. Itu perintah langsung Kapolres.

Sasarannya jelas: tempat-tempat rawan, di kota sampai ke dalam-dalam pedesaan.

PESAN KERAS KAPOLRES: JANGAN MAU DIPROVOKASI!

Beddy juga nitip pesan keras buat seluruh warga Cianjur yang ikut Pilkades.

Baca Juga  Dianggap Langgar Hak Asasi Komnas HAM Surati Bupati Lutim, Tunda  Pengosongan Lahan Warga

“Ayo kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban Kabupaten Cianjur ini bersama-sama. Tentunya dengan melaksanakan pencoblosan atau pemilihan ini dengan sebenar-benarnya, sebaik-baiknya. Jangan ada yang memprovokasi dan jangan sampai terprovokasi dengan berita-berita yang tidak benar.”

Bahasa jalanannya: Boleh beda pilihan, jangan beda urat. Jangan kemakan hoaks.

BUPATI: PILKADES DIGITAL, JANGAN SAMPAI MISKOMUNIKASI

Sementara itu, Bupati Cianjur, dr. Muhammad Wahyu Ferdian, mengatakan apel gelar pasukan ini jadi bagian penting persiapan pengamanan Pilkades.

“Kita apel untuk pengamanan agar Pilkades di Kabupaten Cianjur bisa berjalan aman, lancar, dan tertib,” katanya, Rabu, 5 November 2026.

Dalam apel itu, panitia juga menggelar simulasi proses pemberian suara menggunakan sistem digital. Tujuannya biar petugas paham alur pemungutan suara dan bisa antisipasi kendala di lapangan.

Wahyu menegaskan, kunci Pilkades aman itu cuma satu: komunikasi.

“Yang paling ditekankan tentunya komunikasi dan sinergitas dengan seluruh stakeholder agar tidak terjadi miskomunikasi. Dengan begitu, pelaksanaan Pilkades bisa berjalan lancar,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Pemkab Cianjur udah siapin Pilkades digital sejak jauh-jauh hari. Dari sarana prasarana, personel pengamanan, sampai perangkat pendukung buat antisipasi gangguan teknis.

Harapannya, 47 desa bisa coblosan dengan tertib tanpa gangguan, dan masyarakat bisa pakai hak pilihnya dengan aman.

JADI, APA YANG HARUS WARGA LAKUKAN?

1. Datang ke TPS, coblos sesuai hati nurani.
2. Jangan sebar berita yang belum jelas kebenarannya.
3. Kalau liat yang mencurigakan, lapor ke petugas, jangan main hakim sendiri.

Karena Pilkades ini bukan soal siapa yang menang, tapi soal Cianjur tetap aman setelah coblosan selesai.

Tomi Hendrawan
Author: Tomi Hendrawan