oleh

Proyek Revitalisasi SD Negeri 1 Kramat Senilai Lebih Rp906 Juta Jadi Sorotan, Keselamatan Pekerja Dipertanyakan ???

NGANJUKDiscoverynews.idv– Pelaksanaan proyek revitalisasi di SD Negeri 1 Kramat menjadi sorotan. Sejumlah pekerja yang melakukan aktivitas pembangunan, khususnya pekerjaan di bagian atas bangunan, terlihat belum menggunakan perlengkapan keselamatan kerja secara lengkap.

Berdasarkan dokumentasi di lokasi, seorang pekerja tampak melakukan pekerjaan pada bagian rangka atap dengan menggunakan perancah.

Namun, pekerja tersebut terlihat tidak mengenakan helm proyek sebagaimana perlengkapan keselamatan yang lazim digunakan dalam pekerjaan konstruksi.
Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja selama proses pembangunan revitalisasi berlangsung.

Terlebih, pekerjaan dilakukan di ketinggian yang memiliki risiko kecelakaan kerja.
Berdasarkan papan informasi kegiatan di lokasi, proyek tersebut merupakan Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan untuk SD Negeri 1 Kramat. Proyek bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 dengan jumlah dana bantuan sebesar Rp906.082.000.
Dalam papan proyek juga tercantum waktu pelaksanaan selama 150 hari, dengan batas akhir pelaksanaan pada 31 Desember 2026.

Sementara pelaksana kegiatan tercantum P2SP ( Proyek Pembangunan Satuan Pendidikan ).
Penerapan keselamatan kerja dalam setiap proyek pembangunan dinilai penting untuk melindungi para pekerja dari risiko kecelakaan, khususnya bagi pekerja yang menjalankan aktivitas di area tinggi dan menggunakan perancah.

Hingga berita ini ditulis, Kepala SD Negeri 1 Kramat belum berhasil ditemui untuk dimintai keterangan dan klarifikasi terkait pelaksanaan proyek revitalisasi maupun pengawasan terhadap penerapan keselamatan kerja di lokasi.

 

( Guntur Wijaya )

 

Andi
Author: Andi

Komentar