MAMUJU, Discoverynews.id – Diberhentikan polisi di jalan biasanya membuat pengendara waswas. Namun, suasana berbeda terjadi di depan Gedung BPKB, Mamuju, Rabu (16/9/2026). Sejumlah pengendara yang dihentikan personel Polantas Polda Sulbar justru mendapat kejutan manis berupa sayuran segar.
Bukan surat tilang yang disodorkan petugas, melainkan seikat sayuran hasil panen dari Pekarangan Pangan Lestari (P2L) yang dikelola Direktorat Lalu Lintas Polda Sulbar di area kantor BPKB.
Aksi simpatik tersebut menjadi bagian dari program Polantas Karib, sekaligus bentuk apresiasi kepada pengguna jalan yang dinilai disiplin dan mematuhi aturan lalu lintas.
Dengan pendekatan yang humanis, personel Ditlantas Polda Sulbar tidak hanya mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya keselamatan berkendara, tetapi juga memberikan penghargaan sederhana yang bisa langsung dirasakan manfaatnya.
Dirlantas Polda Sulbar, Kombes Pol Nurhadi Ismanto, yang memantau langsung kegiatan tersebut mengatakan, pemanfaatan hasil P2L merupakan bagian dari upaya menghadirkan kontribusi nyata kepolisian bagi masyarakat.
“Melalui Pekarangan Pangan Lestari ini, kami ingin menunjukkan kontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan pangan lokal sekaligus mempererat hubungan humanis dengan masyarakat sehingga kamseltibcarlantas dapat terwujud secara partisipatif,” tutur Nurhadi.
Suasana pun berubah menjadi penuh senyum dan tawa. Salah seorang pengendara sepeda motor mengaku sempat tegang ketika diarahkan menepi oleh petugas.
“Awalnya saya sempat tegang dikira ada razia. Ternyata malah diberi bonus sayur segar dari Pak Polisi karena pakai helm lengkap dan surat-surat aman. Senang sekali, ini sangat membantu kebutuhan dapur di rumah sekaligus membuat kami makin bersemangat untuk selalu tertib berkendara,” ungkapnya.
Program tersebut menunjukkan bahwa edukasi keselamatan berlalu lintas dapat dilakukan dengan cara yang kreatif dan dekat dengan masyarakat.
Melalui Polantas Karib, Ditlantas Polda Sulbar mengemas pesan tertib berlalu lintas tidak sekadar melalui penindakan, tetapi juga lewat apresiasi dan interaksi positif.
Sayuran segar yang dibagikan memang sederhana. Namun, bagi masyarakat yang menerimanya, kejutan tersebut menjadi pengalaman berbeda sekaligus pengingat bahwa tertib berlalu lintas bukan hanya soal menghindari pelanggaran, tetapi juga bagian dari upaya bersama menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Mamuju.










Komentar