Maluku,Discoverynews.id -Warga Desa Arwala, Kecamatan Wetar Timur, Kabupaten Maluku Barat Daya, kembali menempuh perjalanan berisiko tinggi menyeberangi lautan menggunakan perahu tradisional atau jolor menuju Pulau Kisar.
Perjalanan ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan upaya keras memperjuangkan keadilan atas dugaan kasus penyalahgunaan Dana Desa (ADD dan DD) yang telah mereka laporkan sejak satu tahun lalu, namun hingga kini belum menunjukkan hasil yang memuaskan.
Perjalanan menyeberangi perairan terbuka tentu bukan hal yang mudah dan penuh risiko. Namun ketidakpastian penyelesaian kasus yang dilaporkan membuat warga merasa tak punya pilihan lain.
Kami rela menempuh perjalanan jauh dan berbahaya ini karena kami ingin keadilan. Kami sudah menunggu lama, namun belum ada kejelasan,ungkap salah satu warga yang ikut dalam misi tersebut
Warga menyampaikan kekecewaannya terhadap penanganan hukum yang dirasakan belum berjalan adil. Terasa hukum di negeri ini tajam ke bawah, namun tumpul ke atas. Kami rakyat kecil, apakah harus berjuang seperti ini hanya untuk kebenaran terungkap?” ucap warga dengan nada kecewa.
Saat dikonfirmasi media ini melalui pesan tertulis, pihak Cap jari di Wonrely menyampaikan bahwa berkas perkara terkait dugaan penyalahgunaan dana tersebut telah diserahkan kepada Inspektorat Kabupaten Maluku Barat Daya, dan saat ini masih dalam proses menunggu hasil audit.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi maupun keterangan lebih lanjut dari pihak Inspektorat Kabupaten Maluku Barat Daya terkait progres penanganan kasus tersebut.
Warga Desa Arwala berharap penegak hukum dapat segera menindaklanjuti kasus ini dengan serius dan transparan. “Kami menyeberang butuh biaya dan tenaga yang tidak sedikit. Semoga perjuangan kami kali ini membuahkan hasil, dan keadilan benar-benar terwujud di tanah kami,harap warga.
Perjuangan warga Arwala ini menjadi catatan penting bagi seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Maluku Barat Daya, bahwa keadilan tidak boleh tertunda, terlebih bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terluar dan terdepan negeri ini.










Komentar