oleh

Final Race Kejuaraan Balap Motor Bergengsi Sumatra Cup Prix (SCP) “PACAK” Tahun 2026 Sukses Menyedot Perhatian Ribuan Penonton dan Menjadi Panggung Hiburan Otomotif Memukau.

SEKAYU, MUSI BANYUASIN, Discoverynews.id — Ribuan warga memadati Sirkuit Skyland International Circuit pada Minggu (11/10/2026). Suara mesin menderu membelah udara, menandai berakhirnya gelaran pamungkas Sumatra Cup Prix (SCP) “PACAK” 2026. Acara berlangsung tanggal 10–11 Oktober 2026, Sekayu berubah menjadi arena balap otomotif skala nasional yang memukau.

Discovery Photo Eksklusif

Momen Terbaik Hari Ini

Jelajahi kumpulan foto pilihan dengan cerita visual yang memukau dan penuh inspirasi di balik setiap lensanya.

Kelancaran gelaran Sumatera Cup Prix 2026 ini tak lepas dari kesiapan pengamanan yang matang dihari pertama acara digelar, Polres Musi Banyuasin bersama Polsek Sekayu melaksanakan monitoring dan pengamanan menyeluruh di lokasi kegiatan. Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dengan apel pemberangkatan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Sekayu AKP Dedy Kurniawan, S.H., M.H., didampingi Kanit Turjawali Sat Samapta Polres Muba IPDA K.N. Tarigan.

Acara pembukaan dilakukan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Muba, H. Ardiansyah, S.E., M.M., Ph.D., C.M.E., yang mewakili Bupati H. M. Toha Tohet. Turut hadir Kepala Dispopar Muba Dr. M. Fariz, jajaran Forkopimda, kepala OPD, serta perwakilan IMI dan KONI.


Sebelum bendera start dikibarkan, penonton disuguhi keindahan Tari Kreasi Moving Star  persembahan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba yang memadukan keanggunan budaya lokal dengan semangat dinamis, menjadi pembuka yang berkesan di arena balap.

Dalam sambutannya, Asisten I Setda Muba H. Ardiansyah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, sponsor, serta jajaran Dispopar Muba atas terselenggaranya event berskala nasional ini. Menurutnya, ajang balap motor profesional seperti SCP tidak hanya menjadi sarana menyalurkan minat otomotif pemuda secara positif dan terarah, tetapi juga menjadi motor penggerak perekonomian masyarakat.

“Dengan adanya kegiatan positif ini, kita dapat memotivasi generasi muda untuk meraih prestasi di bidang olahraga otomotif yang profesional. Selain itu, event ini juga terbukti menghidupkan sektor UMKM serta mempromosikan pariwisata Kabupaten Musi Banyuasin ke tingkat provinsi maupun nasional,” Ungkap Ardiansyah.

Sementara itu, Kepala Dispopar Muba Dr. M. Fariz, S.STP., M.M., melaporkan bahwa SCP 2026 diikuti oleh lebih dari 200 starter yang bertanding di 16 kelas balapan. Pembalap yang hadir datang dari berbagai penjuru wilayah, mulai dari Sumatera, Jawa, hingga Sulawesi. Kehadiran ratusan pembalap beserta kru, mekanik, dan penonton turut memberikan dampak ekonomi langsung bagi penginapan, kuliner, dan para pedagang UMKM lokal  difasilitasi secara gratis di area sirkuit.

Kompetisi berlangsung amat ketat di atas lintasan mulus Sirkuit Skyland. Salah satu sorotan utama jatuh pada kehadiran pembalap berprestasi internasional, Alfi Husni, yang berhasil meraih posisi pole dengan catatan waktu kualifikasi impresif 1 menit 19 detik.

Pada kelas bergengsi Bebek 2-Tak 125 cc Open, persaingan sengit mempertemukan para pembalap tangguh dari berbagai daerah. Hasil akhir podium mengukuhkan ketangkasan para rider di mana Juara 1 diraih oleh Rendi Oding dari tim As Tuan Muda Koizumi Rcb Rbt34 Fuboru Nhk Chans Ra (Sulteng), Juara 2 diraih oleh Renggi Lukmana dari Diosi 999 Privater Racing Team (Sumatera Barat), Juara 3 ditempati oleh Aqsal Ilham Safatullah dari Team Dam’s X Putra Japa Cv. Kpu Sarina Agro Malda Adt 23 (Jawa Tengah), Juara 4 diraih oleh Daniel Damar dari ASP RPTJ 2014 (Sumatera Barat), serta Juara 5 ditempati oleh Eki Puseng dari Dubai27 Family Racing Team (Jambi).

Penyerahan piala dilakukan langsung oleh Asisten I Setda Muba bersama jajaran Forkopimda dan panitia. Seluruh rangkaian berjalan lancar, aman, dan penuh semangat. Keberhasilan Sumatra Cup Prix 2026 membuktikan bahwa Musi Banyuasin bukan hanya siap menjadi tuan rumah event nasional, tetapi juga mampu menyatukan semangat olahraga, budaya, dan kesejahteraan masyarakat dalam satu pesta yang Memukau.

Imam Kasogi — Jurnalis Musi Banyuasin.

Komentar