oleh

Polda Sulsel Gelar Jumat Bersih di Masjid 99 Kubah

Makassar,discoverynews.id– Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan tagline “Polisi Bersama Masyarakat” melalui berbagai aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Komitmen tersebut tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga melalui kegiatan sosial, kepedulian terhadap lingkungan, serta upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

 

Salah satu bentuk nyata kepedulian tersebut diwujudkan melalui kegiatan Jumat Bersih yang dilaksanakan di Masjid 99 Kubah, Kota Makassar, Jumat (23/10/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Dr. Gidion Arif Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum., serta diikuti para Pejabat Utama (PJU) Polda Sulsel dan ratusan personel gabungan dari Polda Sulsel dan Polrestabes Makassar.

 

Kegiatan Jumat Bersih ini menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat gotong royong sekaligus memperkuat kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, khususnya tempat ibadah yang menjadi pusat kegiatan keagamaan dan aktivitas sosial masyarakat.

 

Sejak kegiatan dimulai, para personel tampak bergotong royong membersihkan berbagai area di sekitar masjid. Dengan penuh semangat kebersamaan, personel Polri bersama pengurus masjid dan petugas kebersihan Kota Makassar melakukan kerja bakti untuk menjaga kebersihan, kerapian, dan kenyamanan lingkungan Masjid 99 Kubah.

 

Kehadiran ratusan personel dalam kegiatan tersebut mencerminkan bahwa pelaksanaan tugas kepolisian tidak semata-mata berorientasi pada penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan, tetapi juga mencakup kepedulian terhadap kebutuhan sosial masyarakat. Melalui kegiatan sederhana namun bermakna ini, Polri berupaya menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

 

Masjid sebagai rumah ibadah memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat. Selain menjadi tempat pelaksanaan ibadah, masjid juga merupakan ruang untuk mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, dan menumbuhkan nilai-nilai kepedulian sosial. Oleh karena itu, menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan masjid menjadi tanggung jawab bersama yang perlu terus dipelihara.

 

Dalam kegiatan tersebut, semangat kebersamaan terlihat melalui keterlibatan berbagai unsur yang memiliki tujuan sama, yakni menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman. Personel Polda Sulsel dan Polrestabes Makassar bekerja bersama pengurus Masjid 99 Kubah serta puluhan petugas kebersihan Kota Makassar tanpa membedakan peran dan tugas masing-masing.

 

Kolaborasi tersebut menjadi gambaran nyata pentingnya sinergi antara aparat kepolisian, pengelola rumah ibadah, dan petugas kebersihan dalam menjaga fasilitas umum. Kebersihan lingkungan tidak dapat diwujudkan hanya oleh satu pihak, melainkan membutuhkan kesadaran, kepedulian, serta partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat.

 

Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Dr. Gidion Arif Setyawan mengatakan, kegiatan Jumat Bersih merupakan salah satu bentuk nyata kedekatan Polri dengan masyarakat. Menurutnya, semangat kebersamaan harus terus diwujudkan melalui tindakan konkret yang dapat memberikan manfaat bagi lingkungan dan kehidupan sosial masyarakat.

 

“Tagline Polisi Bersama Masyarakat harus dibuktikan dengan tindakan nyata. Hari ini kita buktikan dengan kerja bakti membersihkan masjid, besok kita buktikan dengan kegiatan sosial lainnya,” ujar Wakapolda Sulsel.

 

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa tagline “Polisi Bersama Masyarakat” bukan sekadar slogan, melainkan komitmen yang harus diwujudkan secara konsisten melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

 

Melalui kegiatan Jumat Bersih, Polda Sulsel ingin menunjukkan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya dibutuhkan dalam situasi yang berkaitan dengan gangguan keamanan dan ketertiban. Lebih dari itu, Polri juga diharapkan hadir sebagai mitra masyarakat dalam membangun lingkungan yang lebih baik, memperkuat kepedulian sosial, serta menumbuhkan budaya gotong royong.

 

Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat komunikasi dan hubungan emosional antara personel kepolisian dengan masyarakat. Interaksi yang terjalin melalui kerja bakti diharapkan dapat membangun kedekatan, meningkatkan rasa saling percaya, serta memperkuat kemitraan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

Baca Juga  Duduk Bersama Mahasiswa, Dirkrimum Polda Sulbar Jawab Tuntutan dengan Dialog Terbuka

 

Keterlibatan pengurus Masjid 99 Kubah dan petugas kebersihan Kota Makassar turut memberikan nilai penting dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Partisipasi mereka menunjukkan bahwa kepedulian terhadap kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan dukungan dan kerja sama berbagai pihak.

 

Sebagai bentuk perhatian dan apresiasi atas partisipasi serta kontribusi para petugas kebersihan, pada akhir kegiatan Wakapolda Sulsel menyerahkan bingkisan berupa beras kepada petugas kebersihan yang turut membantu pelaksanaan kerja bakti.

 

Pemberian bingkisan tersebut menjadi bentuk penghargaan atas peran para petugas kebersihan yang selama ini turut berkontribusi dalam menjaga kebersihan dan keasrian lingkungan Kota Makassar. Melalui perhatian tersebut, Polda Sulsel juga menunjukkan pentingnya menghargai setiap bentuk pengabdian dan pekerjaan yang memberikan manfaat bagi kepentingan masyarakat luas.

 

Apresiasi tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa upaya menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman tidak terlepas dari peran banyak pihak, termasuk para petugas kebersihan yang setiap hari menjalankan tugasnya untuk menjaga kebersihan fasilitas umum dan ruang publik.

 

Bagi Polda Sulsel, kegiatan Jumat Bersih bukan sekadar agenda kerja bakti, melainkan bagian dari upaya membangun budaya kepedulian dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Melalui kegiatan sosial seperti ini, personel Polri diajak untuk terus menumbuhkan kepekaan terhadap lingkungan sekitar serta memahami pentingnya keterlibatan bersama dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

 

Semangat gotong royong yang tercermin dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan, merawat fasilitas umum, serta menjadikan kepedulian sosial sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

 

Polda Sulsel juga berharap kegiatan serupa dapat mendorong semakin kuatnya sinergi antara Polri dan masyarakat dalam berbagai bidang kehidupan. Hubungan yang baik antara kepolisian dan masyarakat merupakan salah satu unsur penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif.

 

Dengan terbangunnya kedekatan dan komunikasi yang positif, masyarakat diharapkan semakin merasa memiliki ruang untuk berpartisipasi dalam menjaga lingkungan serta mendukung terciptanya kehidupan sosial yang harmonis. Di sisi lain, personel kepolisian juga dapat semakin memahami kondisi dan kebutuhan masyarakat melalui interaksi langsung dalam kegiatan kemasyarakatan.

 

Pelaksanaan Jumat Bersih di Masjid 99 Kubah menjadi salah satu wujud bahwa pengabdian Polri dapat dilakukan melalui berbagai cara, termasuk tindakan sederhana yang membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar. Membersihkan rumah ibadah, mempererat kebersamaan, dan memberikan apresiasi kepada petugas kebersihan merupakan bagian dari upaya menanamkan nilai kepedulian serta memperkuat semangat pelayanan kepada masyarakat.

 

Melalui kegiatan ini, Polda Sulsel menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan Polri yang dekat dengan masyarakat, responsif terhadap kebutuhan sosial, serta aktif berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

 

Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” diharapkan tidak berhenti pada kegiatan Jumat Bersih, tetapi terus berlanjut melalui berbagai aksi sosial, kegiatan kemanusiaan, dan upaya bersama dalam menjaga keamanan serta ketertiban di Sulawesi Selatan.

 

Dengan demikian, kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya dirasakan melalui tugas menjaga keamanan, tetapi juga melalui kepedulian, kebersamaan, dan tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat.

 

Polda Sulsel, Polisi Bersama Masyarakat. Bersama bergotong royong, bersama menjaga lingkungan, dan bersama mewujudkan Sulawesi Selatan yang aman, bersih, serta harmonis.