Gunungsitoli,DiscoveryNews.id – Dari Kota Gunungsitoli, suara tegas untuk penyelamatan generasi muda menggema. Tokoh Masyarakat Nias Kota Gunungsitoli, Dr. (H.C.) Yusman Dawolo,M.Kom.I, yang akrab disapa Bang YD, menyatakan dukungan penuh kepada Kepolisian untuk memberantas narkoba di Kepulauan Nias, Sumatera Utara.
Bang YD menilai, narkoba bukan lagi persoalan pinggiran. Ia telah menjadi ancaman nyata di depan mata generasi muda Nias.
Data nasional menjadi alarm keras. Survei BNN bersama BRIN mencatat prevalensi penyalahgunaan narkoba di Indonesia periode 2023-2025 mencapai 2,11 persen atau sekitar 4,15 juta penduduk usia 15-64 tahun.
“Ini bukan sekadar persoalan hukum. Narkoba adalah ancaman serius terhadap kesehatan, masa depan pendidikan, ketahanan keluarga, dan pembangunan daerah kita di Nias,” tegas Bang YD dari Gunungsitoli.
Sebagai Tokoh Masyarakat yang tumbuh di jantung Kepulauan Nias, Bang YD paham betul betapa rapuhnya masa depan anak muda jika dibiarkan terpapar narkotika.
“Saya mendukung langkah kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba. Pengedar dan jaringan narkoba harus ditindak secara tegas, profesional, dan berkeadilan. Kita tidak boleh membiarkan masa depan generasi muda Nias hancur akibat narkotika,” katanya.
Dukungan Bang YD ini dinilai penting. Sebagai tokoh masyarakat Kota Gunungsitoli, pernyataannya menjadi representasi keresahan orang tua, guru, dan tokoh agama di seluruh Kepulauan Nias.
Ia pun mengingatkan, perang melawan narkoba tidak bisa hanya dibebankan kepada polisi.
“Keluarga, sekolah, tokoh agama, pemerintah, masyarakat, dan organisasi kepemudaan di Gunungsitoli dan seluruh Nias harus berkolaborasi. Melalui edukasi, pembinaan karakter, dan kegiatan positif bagi anak muda,” ujarnya.
Di tengah maraknya pergaulan bebas dan minimnya kegiatan positif, ajakan kolaborasi dari Tokoh Masyarakat Gunungsitoli ini menjadi pengingat bahwa menyelamatkan generasi Nias adalah tanggung jawab bersama.
Red.










