Cilegon,Discoverynews.id Mulai dari dua Minggu menjelang lebaran idul Fitri,harga bahan pokok Dipasar Kranggot kota Cilegon mengalami kenaikan hingga dua kali lipat.
Ironisnya kenaikan harga tidak merata,ada yang hanya beberapa persen saja namun tak jarang hingga seratus persen kenaikannya.
Banyak warga masyarakat di kota Cilegon mengeluhkan kenaikan harga ini dan menurut mereka tidak adanya pengawasan dari pihak terkait sehingga para pedagang seenaknya menaikan harga.
“Harga sembako di pasar Kranggot ini berfariasi Atara pedagang satu dengan yang lainnya,ada yang normal harga dan kenaikan harganya dan banyak yang seratus persen menaikan harganya”Ujar Humairoh warga kenanga,kamis 12/03/2026.
“Contoh harga cabe rawit aja kenaikannya sangat signifikan saat ini perkilonya hampir mencapai 85ribu belum yang lain seperti telor ada yang 28rb/kg ada bahkan ada yang 35rb/kg nya,jadi kenaikannya tidak merata diantara pedagang tidak sama jadi rata rata semua pindah harga”ujarnya lagi
Saat dihubungi wartawan dilapangan,petugas pengelola pasar Kranggot enggan berkomentar banyak.
“Susah mas diaturnya,waktu dikontrol semua harga normal,tapi yang ngontrol lengah ya dinaikan sendiri harga harga itu”paparnya.
Memang sangat terasa ketimpangan ketimpangan di pasar Kranggot,dan semua ulah para pedagang yang curang dan ingin untung besar.
F.G
