Pasien Terlantar di RSUD Garut, Keluarga Keluhkan Lambatnya Sistem Rujukan


Garut discoverynews.id 12 Maret 2026– Seorang pasien bernama Hamdan dilaporkan terkapar di atas brankar di area belakang RSUD dr. Slamet Garut, menunggu kepastian rujukan medis akibat kondisi cedera serius di bagian kepala.

Menurut keterangan keluarga, pasien membutuhkan penanganan operasi segera karena mengalami benturan keras di kepala diakibatkan jatuh dari pohon. Namun hingga kini, proses rujukan dari RSUD dr. Slamet Garut ke rumah sakit yang lebih lengkap fasilitasnya belum mendapatkan kepastian.


Keluarga menyebut rujukan telah diajukan ke RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung serta Santosa Hospital Bandung, tetapi hingga saat ini belum ada respons cepat dari kedua rumah sakit tersebut.

Husni, adik dari pasien, mengaku sangat terpukul melihat kondisi kakaknya yang terus menahan rasa sakit.
“Kakak saya sudah tidak kuat menahan sakit, bahkan sempat muntah darah di mulutnya. Kami hanya bisa menunggu kepastian rujukan,” ujar Husni dengan suara bergetar.

Ia juga mengaku tidak kuasa menahan tangis saat melihat kakaknya terbaring lemah di atas brankar tanpa kepastian tindakan lanjutan.
“Kami memohon kepada pihak rumah sakit yang menjadi tujuan rujukan agar segera merespons permohonan dari RSUD Garut. Kondisi kakak saya sangat mendesak dan membutuhkan tindakan operasi,” tambahnya.

Keluarga berharap sistem rujukan antar rumah sakit dapat berjalan lebih cepat, terutama untuk pasien dengan kondisi darurat. Mereka menilai meskipun sistem pelayanan kesehatan diklaim sudah cepat, namun dalam praktiknya respons dari pihak operator atau petugas seringkali masih lambat.

Hingga berita ini diturunkan, keluarga pasien masih menunggu kepastian rujukan dari rumah sakit yang dituju untuk penanganan medis lebih lanjut.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *