Type
Upload date
Duration
Sort by
Bentrokan Demonstran dan Polisi Kembali Pecah di Tirana, Albania
DISCOVERYNEWS.ID | TIRANA, ALBANIA — 25 Oktober 2026
Bentrokan antara demonstran dan aparat kepolisian kembali mewarnai aksi protes di Tirana, ibu kota Albania, pada Sabtu (24/10/2026). Polisi menggunakan gas air mata, meriam air, dan peluru karet untuk membubarkan massa yang melakukan aksi kekerasan di sejumlah titik pusat kota.
Dikutip dari Reuters dalam laporan yang diterbitkan pada 24 Oktober 2026, demonstran melemparkan batu ke arah aparat dan membakar bagian pintu masuk Kementerian Pertanian. Aksi tersebut merupakan bagian dari gelombang demonstrasi yang meluas di ibu kota dan sejumlah kota lain di Albania.
Demonstrasi dipimpin kelompok mahasiswa yang menyuarakan kemarahan terhadap dugaan korupsi pemerintah, terbatasnya lapangan kerja, serta buruknya kondisi pendidikan tinggi. Para demonstran juga menuntut pengunduran diri Perdana Menteri Edi Rama, yang telah memimpin Albania sejak 2013.
Aksi pada Sabtu itu dimulai sekitar pukul 14.00 waktu setempat di depan Kementerian Pendidikan. Setelah polisi berupaya mengendalikan situasi, massa menyebar ke beberapa lokasi di pusat kota.
Gelombang protes tersebut sebelumnya berkembang dari tuntutan mengenai biaya pendidikan tinggi, bantuan keuangan bagi mahasiswa, dan prospek pekerjaan setelah lulus. Gerakan itu kemudian meluas menjadi kritik terhadap pemerintahan dan persoalan akuntabilitas politik.
Ketegangan ini juga berlangsung setelah berbulan-bulan aksi penolakan terhadap rencana pembangunan resor mewah di kawasan pesisir Albania yang melibatkan investor Jared Kushner, menantu Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Persoalan pembangunan tersebut menjadi salah satu latar belakang ketidakpuasan masyarakat terhadap pemerintah.
Pemerintah Albania menghadapi tekanan untuk merespons tuntutan demonstran sekaligus menjaga keamanan publik. Di sisi lain, penggunaan kekuatan oleh aparat dan tindakan perusakan selama demonstrasi menjadi persoalan yang memerlukan perhatian serta penyelidikan lebih lanjut.
Hingga laporan Reuters tersebut diterbitkan, belum terdapat angka korban terbaru yang dapat dipastikan dari informasi yang dirujuk dalam naskah ini.
Sumber:
- Reuters, 24 Oktober 2026, Albanian police fire tear gas as anti-government student protests turn violent.
- RTSH, 23 Oktober 2026, Students continue protest outside prime minister’s office.


