Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia menunjam ke bawah Lempeng Eurasia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik ( thrust fault).
Gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Gunung Sitoli dengan skala intensitas V MMI (Getaran dirasakan hampir semua penduduk, orang banyak terbangun)dqn berhamburan keluar,
daerah Nias Barat, Nias Utara, dan Tapanuli Tengah dengan skala intensitas IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah)Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi sunami
Hingga pukul 03.40 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya satu aktivitasgem pa bumi susulan (_aftershock) dengan magnitudo M3,7.
Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi.
Red












