KUPANG, 5 Juni 2026 – Kegelisahan anak muda digital pasca-Covid menjadi alasan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia GMKI Kupang menggelar Bible Camp 2026. Kegiatan yang dibuka oleh Andraviani U.F. Laiya selaku Ketua Cabang GMKI Kupang ini berlangsung di GMIT Arit Fatukanutu, Klasis Kupang Timur, dan dihadiri pejabat Pemkab Kupang.
Camp ini mengusung 3 narasi besar: _Bertumbuh Bersama Tuhan, Digerakkan oleh Iman, dan Peziarahan Pelayanan untuk Seluruh Ciptaan.
“GMKI itu kaum intelektual, tapi kerja kami masih amatir karena kami masih belajar. Fokus utama kami: pergumulan iman dan menumbuhkan spiritualitas kader,” ujar Andra dalam sambutannya, Jumat 5/6/2026.
Refleksi dari Kegelisahan Zaman
Ketua GMKI Kupang menyebut Bible Camp lahir dari kebiasaan _scrolling_ media sosial yang menimbulkan kecemasan. Berita korupsi kepala BGN Rp1 M per hari, kebijakan Kongres Adat, MBG, dolar tembus Rp18 ribu, kriminalisasi aktivis, hingga “pesta babi” yang menyorot kerusakan lingkungan dan adat menjadi pemicu refleksi.
“Kami buka HP, dikagetkan korupsi. Buka lagi, ada krisis iklim. Sebagai GMKI di Kupang, kami juga gelisah soal kekerasan pada perempuan dan anak. Maka kami tanya ke Tuhan: ‘Untuk apa aku ada di dunia?’ Dari situ lahir Bible Camp ini,” jelasnya.
3 Narasi untuk Generasi Emas 2045
1. Bertumbuh Bersama Tuhan: Menjawab hidup serba cepat tapi “kering”. GMKI mengingatkan bahwa akar hidup manusia hanya satu: Tuhan.
2. Digerakkan oleh Iman: Iman menjadi bahan bakar saat menyuarakan kebenaran yang ditutup orang lain. “Iman membuat kita berani bicara hal yang tidak ingin didengar,” tegasnya.
3. Peziarahan Pelayanan untuk Seluruh Ciptaan: Mandat puncak orang Kristen. “Panggilan ekologi dan sosial harus lengkap. Bagaimana mau menyambut Indonesia Emas 2045 kalau di 2026 pemuda masih menutup telinga dan mata terhadap luka bangsa?”
Apresiasi ke Pemda & GMIT Arit Fatukanutu
GMKI menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Kupang, Camat Amabi Oefeto, Kepala Desa Fatukanutu, Ketua Majelis serta seluruh jemaat GMIT Arit yang memberi ruang untuk berkegiatan. Mereka juga berterima kasih karena camp ini diikuti pemuda internal Sinode GMIT Klasis Kupang Timur.
Harapan pasca-camp sederhana tapi dalam: “Semoga kami punya hati yang bertumbuh dalam iman dan semangat peduli seluruh ciptaan,” tutup Ketua GMKI Kupang.
Marthen Rahanakbaw, S.Pi., M.Si selaku Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga mewakili Wakil Bupati Kupang Aurum O. Titu Eki, S.Ars., M.Ars., yang hadir dalam pembukaan Bible Camp GMKI Kupang Tahun 2026, menyampaikan apresiasi.
“Mewakili Wakil Bupati Kupang saya menyampaikan apresiasi kepada GMKI Kupang yang sudah berinisiatif menggelar Bible Camp untuk memperkuat persekutuan orang muda Kristen,” ungkapnya.
Kadis Pendidikan Pemuda dan Olahraga juga berharap kegiatan ini menghasilkan karakter pemuda pembawa damai dan menjadi pemimpin muda Kristen masa depan.
“Semoga kegiatan ini menciptakan karakter pemuda Kristen yang mampu membawa damai, menjadi garam dan terang dunia. Sebab Kabupaten Kupang membutuhkan calon pemimpin yang berintegritas untuk masa depan kabupaten,” ujarnya.
Bible Camp GMKI Kupang 2026 berlangsung 5–7 Juni 2026 di GMIT Arit Fatukanutu, Klasis Kupang Timur, dan diikuti kader GMKI Kupang, pemuda Klasis Kupang Timur, serta simpatisan.
_Rizal/Red













Komentar