Dalam kesempatan yang sama, Wakil Rektor III Universitas Garut, Iman Saifullah, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dari Pemkab Garut dan pihak Ciplaz sebagai mitra lokasi acara. Ia berharap kegiatan ini menjadi bukti nyata kontribusi Uniga dalam memajukan nilai-nilai budaya di era digital.
“_Mudah-mudahan ieu mangrupikeun tawis kaasih ti Universitas Garut ngalangkungan Fakultas oge ngalangkungan Universitas kanggo ngaronjatkeun nilai-nilai budaya, nilai-nilai anu parantos ku urang jadi identitas wabil khusus kanggo mahasiswa bisnis digital_ (Mudah-mudahan ini menjadi tanda kasih dari Universitas Garut melalui Fakultas dan juga Universitas untuk meningkatkan nilai-nilai budaya, nilai-nilai yang sudah menjadi identitas kita, khususnya bagi mahasiswa bisnis digital),_ ” ucapnya.
Acara ini diisi dengan berbagai agenda inspiratif yang memadukan elemen tradisional dan modern. Kegiatan utama meliputi talkshow bertajuk “Gen Z, Konten, dan Identitas Lokal Sunda: Antara Tren, Digital Budaya, dan Jati Diri”, serta perlombaan yang memacu kreativitas mahasiswa seperti Lomba Tari Tradisional Modern dan Lomba Pidato Sunda (Puluh Sunda).
Rangkaian festival juga dimeriahkan dengan penampilan musik (Music Performance) serta berbagai atraksi lainnya yang menjadikan acara ini sebagai wadah kolaborasi yang unik dalam melestarikan budaya Sunda melalui sentuhan inovasi digital di tangan generasi muda.
Acara Kreafest Digital Garut Festival 4.0 ini menjadi wadah kolaborasi yang inspiratif, membuktikan bahwa pelestarian budaya Sunda dapat dilakukan secara relevan melalui sentuhan inovasi digital di tangan generasi muda.
Rahman RSY







Komentar