PROBOLINGGO, DiscoveryNews.id – Prestasi membanggakan kembali lahir dari daerah. Seorang pemuda asal Desa Paras, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil menorehkan berbagai capaian di tingkat nasional hingga internasional melalui bidang akademik, kepenulisan, dan pengembangan generasi muda.( 08 juni 2026)
Pada tahun 2025, pemuda yang juga aktif sebagai penulis ini berhasil menjadi Finalis Duta Bahasa Internasional serta meraih Medali Emas Olimpiade Matematika Tingkat Nasional jenjang Perguruan Tinggi. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa putra daerah mampu bersaing dan menunjukkan kualitasnya di tingkat yang lebih luas.

Memasuki tahun 2026, prestasinya kembali mendapat pengakuan dengan terpilih sebagai *Agen Statistik Kabupaten Probolinggo, sebuah peran yang bertujuan mendorong peningkatan literasi data dan kesadaran statistik di tengah masyarakat.
Tak hanya aktif di bidang akademik, ia juga tengah mengikuti Pemilihan Duta Generasi Berencana (Genre) Kabupaten Probolinggo Tahun 2026. Ajang tersebut menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, serta menjadi agen perubahan di lingkungan sekitarnya.

Selain itu, pada tahun yang sama ia dipercaya mewakili kampusnya dalam Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) LLDIKTI Wilayah VII Tahun 2026, sebuah kompetisi bergengsi yang mempertemukan mahasiswa-mahasiswa terbaik dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Timur.
Sebagai penulis muda, ia mengaku terus berupaya mengembangkan kemampuan literasi dan akademiknya. Baginya, prestasi bukan hanya soal penghargaan, tetapi juga bagaimana ilmu pengetahuan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya.
Berangkat dari sebuah desa di Kabupaten Probolinggo, perjalanan prestasi yang diraihnya menjadi bukti bahwa semangat belajar, kerja keras, dan konsistensi mampu membuka jalan menuju berbagai kesempatan besar. Kisahnya diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para pelajar dan mahasiswa, khususnya di daerah, untuk terus mengembangkan potensi dan berani bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
“Tidak ada batas bagi anak desa untuk bermimpi dan berprestasi. Yang terpenting adalah kemauan untuk terus belajar dan berusaha,” ujarnya.
(Redaksi DiscoveryNews.id)









Komentar