PEKANBARU — Discoverynews.id Aksi kejahatan jalanan kembali menelan korban jiwa di Kota Pekanbaru. Seorang pemuda bernama Ahmad kini harus terbaring kritis di rumah sakit setelah menjadi korban pembegalan sadis di daerah Air Hitam, Kelurahan Tampan, Kecamatan Tuah Madani.
Peristiwa mencekam tersebut terjadi pada Rabu dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Korban yang sedang melintas tiba-tiba diadang oleh pelaku misterius yang menggunakan sepeda motor warna hitam-biru tanpa plat nomor kendaraan.
Kronologi Kejadian: Korban Melawan, Pelaku Menusuk Membabi Buta
Pelaku secara agresif langsung menodong korban dan memaksa untuk menyerahkan uang tunai serta telepon genggam (handphone) miliknya. Enggan menyerahkan hartanya begitu saja, Ahmad sempat memberikan perlawanan sengit hingga terjadi duel/perkelahian di lokasi yang sepi dan gelap tersebut.
Namun nahas, pelaku yang diduga membawa senjata tajam bertindak pengecut dengan menusuk korban dari arah belakang.
Kondisi Korban: Ahmad mengalami luka robek yang sangat parah di bagian punggung dengan lebar diperkirakan mencapai 6 hingga 7 sentimeter. Akibat luka menganga tersebut, korban langsung ambruk berlumuran darah di jalanan.
Diselamatkan Sopir Becak dan Jalani Operasi Besar
Beruntung, saat korban sudah tergeletak tak berdaya, seorang sopir becak yang melintas di lokasi langsung memberikan pertolongan. Dalam kondisi lemas, Ahmad meminta dievakuasi ke rumah saudaranya di daerah Kualu.
Melihat kondisi luka yang sangat kritis, korban langsung dilarikan ke klinik terdekat di daerah Panam (dekat gedung Riau Pos). Karena luka yang terlalu dalam, pihak klinik langsung merujuk korban ke Rumah Sakit Ibnu Sina. Pada Kamis pagi sekitar pukul 08.00 WIB, tim medis telah melakukan tindakan operasi besar untuk menyelamatkan nyawa Ahmad.
“Lapor Pak Kapolda Riau!” – Warga Desak Aparat Buru Pelaku
Hingga saat ini, pihak keluarga belum sempat membuat laporan resmi ke kantor polisi karena seluruh fokus dan energi masih tercurah untuk menyelamatkan nyawa Ahmad yang masih terkapar lemas di ruang perawatan.
Melalui informasi ini, warga dan pihak keluarga meminta dengan tegas kepada Bapak Kapolda Riau dan jajaran Polresta Pekanbaru untuk segera turun tangan tanpa harus menunggu laporan formal.
Warga mendesak aparat kepolisian bertindak cepat, memburu, dan menangkap pelaku pembegalan sadis ini sebelum ada korban-korban baru yang berjatuhan. Pekanbaru harus aman dari teror begal! (Tim)













Komentar