LAMONGAN, Discoverynews.id – Suasana ceria dan penuh warna menghiasi Dusun Dermo, Desa Dermo Lemahbang, Kecamatan Sarirejo, Kabupaten Lamongan, Minggu (21/6/2026). Madrasah Ibtidaiyah (MI) Bahrul Ulum menggelar karnaval sekaligus lomba payung hias berhadiah yang berlangsung meriah mulai pukul 16.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan tersebut diikuti seluruh siswa, guru, serta mendapat dukungan penuh dari wali murid dan masyarakat sekitar. Ratusan payung hias hasil kreasi siswa menghiasi halaman sekolah hingga sepanjang rute karnaval. Setiap karya dibuat dengan bimbingan guru dan dukungan orang tua, mengusung berbagai tema seperti nilai-nilai keislaman, keindahan alam, kebhinekaan, hingga kisah-kisah inspiratif.
Selain menampilkan kreativitas, setiap payung hias juga mengandung pesan edukatif yang bertujuan menanamkan nilai positif kepada para siswa. Penilaian lomba dilakukan berdasarkan aspek keindahan, keunikan, kerapian, serta kesesuaian dengan tema yang diangkat.
Kepala MI Bahrul Ulum, Riris, S.Pd, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan sarana pembelajaran di luar kelas yang menyenangkan sekaligus mendidik.
“Kami mengadakan lomba ini untuk menumbuhkan kreativitas, ketelitian, dan rasa percaya diri anak sejak usia dini. Melalui proses menghias payung, mereka belajar mengembangkan ide, menyusun konsep, hingga menghasilkan karya yang bernilai,” ujarnya saat diwawancarai.
Menurut Riris, kegiatan ini telah menjadi agenda rutin yang akan terus dilaksanakan setiap akhir tahun pelajaran.
“Acara ini kami jadikan penutup rangkaian kegiatan belajar mengajar selama satu tahun. Ini menjadi momen yang tepat untuk melepas penat siswa setelah menjalani ujian dan berbagai tugas sekolah, sekaligus mengapresiasi perkembangan mereka selama satu tahun ajaran,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan bukan sekadar memperebutkan hadiah, melainkan memberikan pengalaman belajar yang berharga bagi para siswa.
“Hadiah hanya bentuk penghargaan. Yang paling penting adalah pengalaman, keterampilan, dan kebiasaan berkarya yang mereka peroleh. Kami ingin menutup tahun ajaran dengan suasana yang ceria dan penuh makna,” tegasnya.
Saat karnaval berlangsung, para siswa berjalan berbaris rapi sambil membawa payung hias karya mereka masing-masing. Suasana semakin semarak dengan iringan lagu dan sorak-sorai warga yang menyaksikan di sepanjang jalan. Para wali murid juga tampak turut mendampingi serta memberikan dukungan penuh kepada anak-anak.
Salah satu wali murid, Lilik Rohmahwati, mengaku sangat mengapresiasi kegiatan tersebut.
“Kegiatan seperti ini sangat positif. Selain melatih keterampilan anak, juga mempererat hubungan antara sekolah dan keluarga. Kami sangat mendukung program ini,” katanya.
Usai karnaval, panitia melaksanakan proses penilaian dan mengumumkan para pemenang lomba. Sorak gembira langsung terdengar ketika nama-nama juara diumumkan dan menerima hadiah. Meski tidak semua peserta berhasil menjadi pemenang, seluruh siswa tetap terlihat bangga memamerkan hasil karya mereka.
Pihak sekolah berkomitmen untuk terus menyelenggarakan kegiatan serupa setiap tahun sebagai bagian dari pengembangan karakter dan kreativitas siswa.
“Kami ingin mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik dan agama, tetapi juga kreatif, terampil, serta mampu bekerja sama. Dukungan dari semua pihak sangat kami harapkan agar program ini terus berjalan dan memberikan manfaat bagi anak-anak,” harap Riris.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Karnaval dan lomba payung hias ini menjadi bukti nyata komitmen MI Bahrul Ulum dalam menghadirkan pendidikan yang seimbang antara ilmu pengetahuan, nilai-nilai agama, serta pengembangan keterampilan hidup peserta didik.
(Iswanto)







Komentar