oleh

Iran Tegaskan Tak Akan Mundur Soal Selat Hormuz, Trump Ancam Serangan Lanjutan

Teheran, DiscoveryNews.id – Pemerintah Iran menegaskan tidak akan melepaskan kendali atas Selat Hormuz meski mendapat tekanan dari Amerika Serikat. Pernyataan itu disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan ancaman akan melakukan serangan lanjutan menyusul insiden di jalur pelayaran strategis tersebut.

Dikutip dari Al Jazeera, pejabat Iran menyatakan bahwa Selat Hormuz merupakan bagian dari kedaulatan nasional yang tidak dapat dinegosiasikan. Teheran menegaskan tetap akan mempertahankan posisinya meskipun Washington meningkatkan tekanan militer maupun diplomatik.

Sementara itu, Trump mengungkapkan kemarahannya atas serangan yang terjadi di sekitar Selat Hormuz dan menyebut kesepakatan penghentian konflik yang sebelumnya dibahas dengan Iran praktis telah berakhir. Ia memperingatkan bahwa Amerika Serikat siap melancarkan operasi militer tambahan apabila kepentingan dan jalur pelayaran internasional kembali menjadi sasaran.

Ketegangan terbaru ini kembali memicu kekhawatiran terhadap stabilitas kawasan Teluk. Selat Hormuz merupakan salah satu jalur perdagangan energi paling vital di dunia karena menjadi lintasan utama ekspor minyak dari negara-negara Timur Tengah. Setiap eskalasi di kawasan tersebut berpotensi mengganggu pasokan energi global dan mendorong kenaikan harga minyak dunia.

Hingga Selasa (8/7/2026) waktu setempat, belum terlihat adanya tanda-tanda kedua belah pihak akan meredakan ketegangan. Iran tetap bersikeras mempertahankan haknya atas Selat Hormuz, sementara Washington terus mengisyaratkan kesiapan mengambil langkah militer apabila situasi semakin memburuk.

Komentar