oleh

PKN II 2026 Dipacu! BPBD Sulbar Siapkan Inovasi DESTANA Kolaborasi Hadapi Bencana

MAMUJU, Discoverynews.id – Komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam menghadirkan inovasi penanggulangan bencana terus diperkuat. Menindaklanjuti arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), agar seluruh peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026 mempersiapkan setiap tahapan kegiatan secara maksimal, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Yasir Fattah, bersama Tim Efektif menggelar rapat daring (Zoom Meeting) membahas penjelasan teknis pelaksanaan seminar dan pameran PKN Tingkat II.

Rapat yang berlangsung di Ruang Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Provinsi Sulawesi Barat, Jumat (17/7/2026), menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai pedoman penyelenggara sekaligus menghasilkan penampilan terbaik saat seminar dan pameran nanti.

Muhammad Yasir Fattah menegaskan, arahan Gubernur Sulbar menjadi dorongan kuat bagi seluruh tim untuk mempersiapkan setiap tahapan secara matang. Menurutnya, rapat teknis tersebut memberikan pemahaman menyeluruh mengenai mekanisme pelaksanaan seminar hingga pameran sehingga seluruh persiapan dapat dilakukan secara terarah, efektif, dan optimal.

“Arahan Bapak Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menjadi motivasi bagi kami untuk mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan PKN Tingkat II secara maksimal. Melalui rapat daring ini, kami memperoleh penjelasan teknis mengenai pelaksanaan seminar dan pameran sehingga Tim Efektif dapat menyusun langkah-langkah persiapan secara lebih terarah dan optimal,” ujar Muhammad Yasir Fattah.

Ia menjelaskan, seminar dan pameran PKN Tingkat II bukan sekadar agenda akademik, tetapi juga menjadi panggung strategis untuk memperkenalkan inovasi Proyek Perubahan DESTANA Berbasis Kolaborasi yang sedang dikembangkan BPBD Sulawesi Barat. Program tersebut diharapkan mampu memperkuat kapasitas masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana melalui sinergi pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, media, hingga masyarakat.

Dalam rapat daring tersebut, peserta juga memperoleh penjelasan rinci mengenai jadwal kegiatan, tata cara presentasi, mekanisme penataan booth pameran, serta berbagai ketentuan teknis yang wajib dipenuhi oleh seluruh peserta PKN Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026.

Melalui persiapan yang matang, BPBD Sulawesi Barat optimistis inovasi DESTANA Berbasis Kolaborasi dapat tampil maksimal dalam seminar dan pameran PKN Tingkat II, sekaligus menjadi contoh praktik baik dalam membangun daerah yang tangguh terhadap bencana melalui kolaborasi lintas sektor. Inovasi tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan publik serta memperkuat sistem mitigasi bencana di Sulawesi Barat.

Komentar