oleh

Heboh! Pegawai Kemenag Mamuju Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon, Polisi Selidiki Penyebabnya

MAMUJU – Warga di wilayah Botteng, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, digegerkan dengan penemuan seorang perempuan yang meninggal dunia dalam kondisi tergantung di sebuah pohon di area kebun belakang rumahnya, Senin (20/7/2026).

Korban diketahui bernama Pambo, seorang perempuan paruh baya yang bekerja sebagai pegawai di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mamuju. Penemuan tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar yang kemudian melaporkannya kepada pihak kepolisian.

Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir, mengatakan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh suaminya sendiri. Setelah mengetahui kejadian tersebut, pihak keluarga bersama warga segera menghubungi aparat kepolisian.

“Setelah menerima laporan dari masyarakat, personel gabungan piket Polresta Mamuju langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus mengevakuasi korban,” ujar Iptu Herman Basir.

Di lokasi kejadian, petugas langsung memasang garis polisi, mengamankan area, melakukan identifikasi awal terhadap korban, serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna mendukung proses penyelidikan.

Usai proses olah TKP selesai, jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulawesi Barat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Langkah tersebut dilakukan guna mengetahui penyebab pasti kematian korban.

“Jenazah telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulawesi Barat untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tambahnya.

Hingga kini, Satreskrim Polresta Mamuju masih melakukan penyelidikan secara menyeluruh guna mengungkap fakta di balik peristiwa tersebut. Polisi belum menyampaikan kesimpulan mengenai penyebab kematian dan masih menunggu hasil pemeriksaan serta pendalaman dari penyidik.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi ataupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Masyarakat diminta menunggu hasil penyelidikan resmi dari Polresta Mamuju agar tidak menimbulkan kesimpangsiuran informasi di tengah publik.

Komentar