Garut | DiscoveryNews.id – Pemerintah Desa Maroko, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027, Selasa (28/07/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Desa Maroko dan dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan serta perwakilan masyarakat
Musyawarah Desa dipimpin langsung oleh Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Maroko, Aat Endang Pardian, bersama Kepala Desa Maroko, H. Ma’mun Nugraha. Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimcam Cibalong, di antaranya Camat Cibalong Galih Mawariz Suryana, S.E., S.IP., M.Si. Danramil, Kapolsek Cibalong, pendamping desa, perangkat desa, LPM, Ketua RT/RW, Karang Taruna, kader, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta perwakilan masyarakat dari setiap wilayah di Desa Maroko.
Musdes merupakan tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan desa. Melalui forum ini, masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai usulan dan aspirasi yang nantinya akan menjadi bahan penyusunan RKPDes Tahun Anggaran 2027. Seluruh usulan yang disampaikan akan dibahas dan diprioritaskan sesuai kebutuhan masyarakat serta kemampuan anggaran desa.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Maroko H. Ma’mun Nugraha mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan forum musyawarah sebagai sarana menyampaikan gagasan yang membangun demi kemajuan Desa Maroko. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan desa.
Sementara itu, Ketua BPD Aat Endang Pardian menegaskan bahwa Musyawarah Desa merupakan bentuk pelaksanaan prinsip demokrasi di tingkat desa. Setiap usulan masyarakat akan dicatat, dibahas, dan menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan program prioritas pembangunan tahun mendatang.
Berbagai usulan yang mengemuka dalam musyawarah di antaranya meliputi pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan lingkungan, peningkatan saluran irigasi, pengembangan sarana pertanian, peningkatan pelayanan kesehatan dan pendidikan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, pembinaan kepemudaan, hingga peningkatan kapasitas lembaga kemasyarakatan desa.
Selama kegiatan berlangsung, suasana musyawarah berjalan tertib, kondusif, dan penuh semangat kebersamaan. Para peserta mengikuti jalannya pembahasan dengan antusias serta memberikan masukan yang konstruktif sebagai wujud kepedulian terhadap kemajuan Desa Maroko.
Di akhir kegiatan, seluruh hasil pembahasan disepakati untuk menjadi dasar penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027, yang selanjutnya akan diselaraskan dengan program pemerintah daerah maupun pemerintah pusat agar pembangunan desa dapat berjalan secara efektif, transparan, dan berkelanjutan.
Melalui Musyawarah Desa ini, Pemerintah Desa Maroko berharap seluruh program pembangunan yang akan dilaksanakan benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan warga di berbagai sektor.
_Van’s_















Komentar