oleh

Hari Pertama Menjabat, Kapolres Muba AKBP Adik Listiyono Tekan Antisipasi Karhutla: Libatkan 53 Perusahaan Untuk Meningkatkan Kewaspadaan dan Berperan Aktif Dalam Upaya Pencegahan Sekaligus Penanganan Karhutla

SEKAYU, Musi Banyuasin, Discoverynews.id— Hari pertama menjabat sebagai Kapolres Musi Banyuasin, AKBP Adik Listiyono, S.I.K., M.H., langsung menegaskan komitmen tegas dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Usai acara pisah sambut, beliau meminta seluruh perusahaan yang beroperasi di wilayah Muba untuk meningkatkan kewaspadaan dan berperan aktif dalam upaya pencegahan sekaligus penanganan karhutla.

“Kami telah menjalin koordinasi dan kolaborasi dengan beberapa perusahaan. Perlu diketahui, sebanyak 53 perusahaan di Muba sudah dilibatkan dalam upaya mengantisipasi karhutla. Mereka kita ajak turun langsung ke lapangan bersama satgas, terutama yang ada anggota kita dilapangan, Ungkap AKBP Adik kepada pers media.

Mantan Kapolres OKU Timur ini juga menegaskan pihaknya akan melakukan verifikasi dan pemanggilan terhadap pemilik lahan hingga Kepala Desa untuk menelusuri siapa pihak yang sengaja melakukan pembakaran. “Jadi kita akan beri efek jera, jangan sampai dengan musim kemarau saat ini, tetapi masih ada inisiatif pelaku sengaja melakukan pembakaran, nah ini perlu kita antisipasi betul,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kapolres telah memerintahkan seluruh Kapolsek beserta jajarannya untuk memanggil para Kepala Desa dan pemilik lahan. “Dia juga memiliki tanggung jawab disitu untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran, tidak boleh dibiarkan atau membiarkan lahannya terbakar, jadi itu juga tanggung jawabnya kades dan pemilik lahan.

Jadi tidak hanya polisi punya tanggung jawab mengantisipasi karhutla. Tapi masyarakat, aparatur-aparatur desa, dan pemerintah daerah juga punya tanggung jawab untuk memperhatikan karhutla,” tegasnya.

Beliau juga menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait titik api di beberapa kecamatan, khususnya di Kecamatan Bayung Lencir, tepatnya di Desa Medak. “Sebanyak 100 personel gabungan, termasuk bantuan dari Brimob Polda Sumsel, sudah kami tempatkan di sana sejak tiga hari lalu untuk melakukan mitigasi. Untuk lokasi yang sudah terbakar, kami akan terus melakukan penyelidikan dan memanggil pihak terkait hingga pelakunya diketahui,” ujarnya.

Di akhir pernyataan, Kapolres kembali mengingatkan agar tidak ada lagi yang membuka lahan dengan cara membakar. “Tindakan tegas akan kami ambil terhadap siapa pun yang terbukti melanggar hukum terkait pembakaran hutan dan lahan,” pungkasnya.

imam
Author: imam

Komentar