KALBAR,SANGGAU | Discoverynews ~ Suasana mendadak memanas di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau, pada Jumat (21/8/2026). Puluhan warga mendatangi area pengisian bahan bakar dan meluapkan kekesalan mereka secara terbuka di hadapan para petugas. Aksi protes yang berlangsung mendadak tersebut sempat menyita perhatian para pengguna jalan dan konsumen lain yang tengah mengantre, hingga menciptakan ketegangan di sekitar lokasi kejadian.
Meski pihak pengelola maupun aparat setempat belum merilis keterangan resmi terkait penyebab pasti insiden tersebut, kekecewaan warga diduga kuat dipicu oleh ketimpangan dalam aktivitas penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM). Informasi sementara yang dihimpun di lapangan mengindikasikan adanya kekesalan mendalam dari masyarakat terhadap indikasi praktik pengisian BBM yang dinilai bermasalah dan tidak adil.
Kemarahan publik ini disinyalir berakar dari dugaan kecurangan pengisian, seperti maraknya aktivitas “pelangsir” atau prioritas pengisian wadah penampung tertentu yang kerap menyedot kuota BBM masyarakat umum. Dampaknya, warga lokal yang telah lama mengantre kerap kehabisan stok, sementara aktivitas penyaluran BBM tak resmi diduga terus berjalan mulus di luar prosedur yang seharusnya.
Aksi protes ini menjadi simbol frustrasi warga Kembayan yang merasa haknya sebagai konsumen terabaikan akibat tata kelola penyaluran BBM yang dinilai tebang pilih. Hingga berita ini diturunkan, masyarakat mendesak pihak berwenang dan instansi terkait untuk segera turun tangan mengusut tuntas dugaan penyimpangan di SPBU tersebut agar pasokan BBM bagi warga dapat kembali normal dan adil.
(Tim/Red)














Komentar