KALIMANTAN BARAT | Discoverynews ~ Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Kalimantan Barat guna memimpin langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah tersebut. Setibanya di lokasi, Kepala Negara didampingi oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk memastikan langkah pemadaman berjalan terpadu dan tidak hanya berakhir di atas kertas. Agenda darurat ini diawali dengan patroli udara menggunakan helikopter guna memeta titik-titik api yang tersebar secara intensif.
Usai pemantauan udara, Presiden langsung memimpin rapat koordinasi terbatas bersama jajaran kementerian, lembaga, hingga pemerintah daerah. Dalam pertemuan tersebut, Prabowo menekankan pentingnya pemetaan kondisi nyata di lapangan agar intervensi yang dilakukan tepat sasaran. Ratusan titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi tercatat memerlukan penanganan cepat, sehingga pembagian tugas pemadaman harus dijalankan secara bersinergi antara Satgas Darat dan Satgas Udara.
Tidak berhenti pada pemetaan teknis, Presiden Prabowo bersama Panglima TNI dan Kapolri langsung menerobos kawasan terdampak di Desa Limbung, Kabupaten Kubu Raya. Di tengah kepulan asap yang masih menyelimuti area lahan gambut, Presiden menyapa para petugas gabungan yang tengah berjibaku memadamkan sisa-sisa api. Peninjauan langsung ini dimaksudkan untuk memberikan dukungan moral sekaligus mengevaluasi kendala taktis yang dihadapi personel pemadam di lapangan.
Pemerintah menegaskan bahwa pengawasan akan terus diperketat, mencakup peningkatan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) hingga penerapan sanksi hukum yang tegas bagi pihak yang terbukti sengaja melakukan pembakaran. Langkah ini diharapkan dapat menekan penyebaran titik api secara signifikan, meminimalkan dampak kabut asap bagi kesehatan masyarakat, serta mencegah bencana karhutla berulang di masa mendatang.
(Tim/Red)









Komentar