“BERSINERGI MELALUI MEKANISASI MENUJU PRODUKTIVITAS OPTIMAL”
JATIROTO, Discoverynews.id — PT Sinergi Gula Nusantara (PT SGN) terus memperkuat transformasi dan kolaborasi dengan para mitra kerja untuk meningkatkan produktivitas perkebunan tebu sekaligus memperkuat fondasi menuju swasembada gula nasional.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Gathering Vendor Mekanisasi PT SGN Kebun Lumajang Raya yang mengusung tema “Bersinergi Melalui Mekanisasi Menuju Produktivitas Optimal” pada Kamis (27/8/2026) di Wisma Tamu PT SGN PG Djatiroto.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara, Mahmudi, serta dihadiri oleh jajaran direksi PT SGN yang terdiri dari Direktur Operasional, Kuntoro Boga Andri, S.P., M.Agr., Ph.D.; Direktur Keuangan, Hariyanto; dan Direktur SDM, Affan Safiq. Turut hadir sekitar 70 vendor mitra PT SGN yang selama ini menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan mekanisasi di wilayah Kebun Lumajang Raya.
Dalam arahannya, Direktur Utama PT SGN, Mahmudi, menegaskan bahwa mekanisasi merupakan salah satu instrumen strategis dalam menghadapi tuntutan peningkatan produktivitas dan efisiensi industri gula.
Mekanisasi, menurutnya, tidak hanya berkaitan dengan penggunaan alat dan mesin pertanian, tetapi harus menjadi bagian dari perubahan pola kerja yang lebih efektif, efisien, terukur, tepat waktu, dan berorientasi pada hasil.
“Mekanisasi harus mampu memberikan nilai tambah terhadap produktivitas. Oleh karena itu, sinergi antara PT SGN dan seluruh vendor menjadi sangat penting. Kita harus bekerja bersama, saling terbuka, dan memastikan setiap proses di lapangan memberikan hasil yang optimal,” tegas Mahmudi.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan mekanisasi tidak dapat berdiri sendiri. Diperlukan kolaborasi antara perusahaan, vendor, tenaga kerja, pengelola kebun, serta seluruh pihak yang terlibat dalam proses budi daya tebu.
Gathering tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat komunikasi antara PT SGN dan para vendor mekanisasi. Kehadiran sekitar 70 vendor mitra menunjukkan besarnya dukungan serta peran strategis mitra dalam menopang kegiatan operasional perusahaan.
Forum tersebut dimanfaatkan untuk membangun kesamaan persepsi mengenai pelaksanaan mekanisasi, meningkatkan koordinasi, mengevaluasi berbagai tantangan di lapangan, sekaligus mencari solusi bersama agar pelaksanaan pekerjaan dapat berlangsung secara lebih efektif dan tepat sasaran.
PT SGN memandang vendor bukan hanya sebagai penyedia jasa, melainkan sebagai mitra strategis dalam mewujudkan transformasi operasional perusahaan.
Oleh karena itu, hubungan kemitraan diarahkan untuk dibangun berdasarkan prinsip profesionalisme, transparansi, kualitas pekerjaan, ketepatan waktu, efisiensi, keselamatan kerja, dan pencapaian target produktivitas.
Transformasi mekanisasi menjadi semakin penting seiring dengan tuntutan peningkatan produktivitas tebu dan efisiensi biaya produksi.
Penggunaan teknologi dan mekanisasi diharapkan mampu mempercepat proses pekerjaan di lapangan, meningkatkan kualitas pekerjaan, mengurangi ketergantungan terhadap pekerjaan manual, serta memastikan kegiatan budi daya dapat dilaksanakan sesuai dengan standar dan waktu yang telah ditetapkan.
Dengan demikian, mekanisasi tidak hanya menjadi solusi atas tantangan operasional, tetapi juga menjadi bagian dari strategi transformasi PT SGN menuju perusahaan gula yang semakin modern, produktif, dan kompetitif.
Semangat yang dibangun melalui gathering ini sejalan dengan cita-cita besar untuk memperkuat industri gula nasional dan mendukung pencapaian swasembada gula.
PT SGN sebagai salah satu bagian penting dalam ekosistem pergulaan nasional terus mendorong peningkatan produktivitas melalui penguatan on farm, penerapan teknologi, mekanisasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan kemitraan dengan berbagai pihak.
Kebun Lumajang Raya memiliki posisi strategis dalam mendukung upaya tersebut. Dengan potensi sumber daya dan dukungan para mitra, optimalisasi mekanisasi diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan produktivitas tebu dan kinerja perusahaan secara keseluruhan.
Melalui tema “Bersinergi Melalui Mekanisasi Menuju Produktivitas Optimal”, PT SGN ingin menegaskan bahwa pencapaian target tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri.
Dibutuhkan sinergi, kolaborasi, dan komitmen bersama antara perusahaan dan seluruh mitra untuk menghasilkan produktivitas yang optimal.
“Kita ingin membangun ekosistem kerja yang saling menguatkan. PT SGN dan vendor harus menjadi satu kesatuan dalam mencapai target perusahaan. Jika mekanisasi berjalan baik, produktivitas meningkat, dan efisiensi tercapai, maka pada akhirnya hal tersebut akan memberikan kontribusi terhadap kemajuan industri gula nasional,” ujar Mahmudi.
Kegiatan gathering di Wisma Tamu PT SGN PG Djatiroto tersebut diharapkan menjadi titik penguatan hubungan kemitraan antara PT SGN dan seluruh vendor mekanisasi.
Lebih dari sekadar forum pertemuan, kegiatan ini menjadi ruang untuk membangun komitmen bersama, memperkuat komunikasi, dan menyatukan langkah dalam menghadapi tantangan industri gula yang semakin dinamis.
PT SGN berkomitmen untuk terus mendorong inovasi dan transformasi dalam seluruh proses bisnisnya. Mekanisasi akan terus dikembangkan secara terarah dengan tetap memperhatikan efektivitas, efisiensi, kualitas, keselamatan kerja, dan pencapaian produktivitas.
Dengan semangat kebersamaan antara PT SGN dan seluruh vendor mitra, Kebun Lumajang Raya diharapkan semakin produktif, efisien, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi penguatan industri gula nasional.
Bersinergi melalui mekanisasi. Bertransformasi menuju produktivitas optimal. Bersama memperkuat swasembada gula nasional.















Komentar