NGANJUK | Discoverynews.Id. – Puluhan siswa SMAN 3 Nganjuk diduga mengalami keracunan massal usai menyantap menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Selasa, 2 September 2026.
Sebanyak 49 orang, terdiri dari 48 siswa dan satu guru perempuan, mengalami gejala mual, pusing, lemas hingga muntah. Sejumlah korban langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan. Dilaporkan, 20 orang mendapat perawatan di Puskesmas Begadung, Nganjuk, sementara korban lainnya ditangani di sejumlah fasilitas kesehatan.
Menu MBG yang dikonsumsi saat kejadian berupa nasi goreng, ayam suwir, acar, tahu bulat, dan buah semangka. Gejala mulai dirasakan sejumlah siswa sekitar satu jam setelah mengonsumsi makanan tersebut.
Peristiwa ini mendapat perhatian serius dari Wakil Bupati Nganjuk, Ketua DPRD, serta jajaran Kodim Nganjuk yang turun langsung melihat dan memantau kondisi para korban.
Di sisi lain, menu MBG yang disajikan turut menjadi sorotan.
Muncul pertanyaan terkait kesesuaian menu dan pelaksanaan standar operasional prosedur (SOP). Dugaan bahwa sejumlah menu tersebut tidak diperbolehkan untuk disajikan karena tidak sesuai SOP dari Badan Gizi Nasional perlu mendapat penjelasan dan klarifikasi resmi dari pihak yang berwenang.
Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti puluhan siswa dan seorang guru mengalami gejala tersebut masih dalam penyelidikan pihak terkait dan Dinas Kesehatan.
Pemeriksaan terhadap makanan dan faktor lainnya diperlukan untuk memastikan penyebab kejadian.
Kasus ini menjadi perhatian serius dan diharapkan menjadi evaluasi menyeluruh agar keamanan pangan dalam pelaksanaan Program MBG benar-benar terjamin.
GAW.
Redaksi /. Discoverynews.Id.












Komentar