MAMUJU, Discoverynews.id — Inovasi digital Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mulai mendapat respons positif dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Program Live Medsos yang baru diluncurkan Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (DiskominfoSS) Sulbar kini dimanfaatkan sebagai ruang komunikasi langsung antara pemerintah dan masyarakat.
Salah satu OPD yang langsung memanfaatkan ruang digital tersebut adalah Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Sulbar. Melalui program Live Medsos, Pemkesra menyapa masyarakat sekaligus menyampaikan informasi terkait program beasiswa pendidikan yang menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah.
Kehadiran platform tersebut dinilai memberikan ruang yang lebih terbuka bagi OPD untuk menyampaikan berbagai program dan kebijakan pemerintah secara langsung kepada masyarakat.
Kepala Biro Pemkesra Sulbar, Murdanil, mengapresiasi terobosan yang dihadirkan DiskominfoSS Sulbar. Menurutnya, Live Medsos menjadi langkah inovatif untuk mendorong OPD lebih aktif membangun komunikasi dengan masyarakat melalui ruang digital.
“Ini merupakan langkah inovatif yang dihadirkan DiskominfoSS Sulbar dalam mengajak OPD untuk hadir lebih aktif berkomunikasi dengan masyarakat lewat Live Medsos ini,” kata Murdanil.
Ia menilai, pemanfaatan media sosial sebagai ruang komunikasi pemerintah menjadi penting di tengah perkembangan teknologi dan pola masyarakat dalam memperoleh informasi.
Sementara itu, Kepala DiskominfoSS Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, menjelaskan bahwa Live Medsos memang dirancang sebagai ruang bersama bagi seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.
Menurut Ridwan, platform tersebut tidak hanya digunakan untuk menyampaikan informasi mengenai program pemerintah, tetapi juga menjadi sarana sosialisasi dan edukasi terkait Program Panca Daya Gubernur Sulbar Suhardi Duka.
Lebih dari itu, Live Medsos diharapkan mampu menciptakan komunikasi dua arah sehingga masyarakat tidak sekadar menjadi penerima informasi, tetapi juga dapat menyampaikan persoalan dan kebutuhan secara langsung kepada pemerintah.
“Live Medsos ini juga menjadi wadah atau ruang interaksi antara pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama menemukan solusi terkait kendala di masyarakat, seperti penanganan stunting, kemiskinan ekstrem, termasuk yang baru saja disampaikan melalui Pemkesra perihal beasiswa pendidikan,” ujar Ridwan.
Menurutnya, pola komunikasi seperti ini merupakan bagian dari upaya Pemprov Sulbar menghadirkan pelayanan publik yang lebih terbuka, responsif, dan mudah diakses masyarakat.
Ridwan juga mengapresiasi langkah cepat Biro Pemkesra yang langsung memanfaatkan fasilitas Live Medsos untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat Sulawesi Barat.
“Ini tentunya menjadi hal yang baik karena OPD langsung memanfaatkan ruang yang telah disiapkan untuk berkomunikasi dan menyampaikan program kepada masyarakat,” jelasnya.
Ke depan, DiskominfoSS Sulbar akan terus mengembangkan program tersebut agar jangkauannya semakin luas. Ridwan menyebut, Live Medsos akan diintegrasikan dengan empat platform sehingga informasi pemerintah dapat diterima masyarakat melalui berbagai kanal digital.
“Termasuk ini juga akan menjadi siaran RB FM,” tambah Ridwan.
Pengembangan Live Medsos tersebut diharapkan semakin memperkuat transformasi digital Pemprov Sulbar sekaligus mendukung komitmen Gubernur Sulbar Suhardi Duka dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Dengan ruang komunikasi yang lebih terbuka, pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat membangun interaksi yang lebih dekat, menyampaikan informasi secara cepat, serta bersama-sama mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat Sulawesi Barat.









Komentar