Tanggamus discoverynews.id -Dugaan praktik penyelewengan anggaran dana desa kembali mencuat di tubuh pemerintahan pekon.Pekon Air Abang, Kecamatan Ulu Belu, Kabupaten Tanggamus, HARYONO , yang diduga terlibat dalam penyimpangan pengelolaan anggaran Dana Desa tahun 2022-2024 selasa 01 September 2026.
Informasi yang dihimpun tim investigasi media di lapangan menyebutkan bahwa terdapat sejumlah kejanggalan dalam pelaksanaan program-program yang didanai oleh Dana Desa di Pekon Way Asahan. Dugaan penyelewengan tersebut mencakup ketidaksesuaian antara laporan penggunaan anggaran dengan realisasi kegiatan di lapangan atau mark, up/piktif.
”Tindakan tidak transparan yang terkesan menutupi informasi publik oleh Kakon Way Asahan Haryono, menimbulkan spekulasi besar di kalangan masyarakat setempat terkait transparansi keterbukaan dalam pengelolaan Dana Desa. Beberapa narasumber dari warga dan pihak yang mengetahui proses pencairan anggaran dana desa pekon Way Asahan menyebutkan bahwa sejak tahun 2022 sampai 2025 penggunaan Dana Desa tidak jelas penggunaan nya ujar sumber, Sabtu 12 September 2026
Realisasi Anggaran Dana desa Pekon Way Asahan Tahun 2022 yang diduga Janggal di antara nya:
Penyediaan Pelayanan KB dan Alat Kontrasepsi bagi Keluarga Miskin,Rp 42.000.000, Penyelenggaraan Desa Siaga KesehatanRp 39.530.000,Penyelenggaraan Desa Siaga KesehatanRp 4.800.000, Penyelenggaraan Desa Siaga KesehatanRp 7.250.000, Penyelenggaraan Desa Siaga KesehatanRp 12.750.000
Penyelenggaraan Desa Siaga KesehatanRp 4.650.000
Penyelenggaraan Desa Siaga KesehatanRp 4.000.000
Penyelenggaraan Desa Siaga KesehatanRp 47.207.800
Pemeliharaan Jalan DesaRp 16.500.000.
Pemeliharaan Gedung/Prasarana Balai Desa/Balai KemasyarakatanRp 18.000.000, Pemeliharaan Gedung Prasarana Balai DesBalai KemasyarakatanRp 6.600.000, Pembangunan, Rehabilitasi, Peningkatan, Pengerasan Jalan Usaha Tani Rp 115.289.200
Pembangunan, Rehabilitasi, Peningkatan, Pengerasan Jembatan Milik Desa Rp 201.644.600, Pemeliharaan Fasilitas Pengelolaan Sampah Desa, Permukiman, Penampungan, Bank Sampah, Rp 28.800.000,Penyelenggaraan PAUD/ TK/TPA/TKA/TPQ/Madrasah Non-Formal Milik Desa Bantuan Honor Pengajar, Pakaian Seragam, Operasional, Rp 25.200.000, Prasarana Kepemudaan dan Olah Raga Milik Desa Rp 12.000.000, Pemeliharaan Pelabuhan Perikanan Sungai Kecil Milik DesaRp 10.000.000,Keadaan MendesakRp 288.000.000 .
Realisasi Dana desa Pekon Way Asaha TAhun 2023 Juga ditemukan Banyak kejanggalan dengan rincian sebagai berikut:
Pemeliharaan Fasilitas Pengelolaan Sampah Desa/Permukiman Penampungan, Bank Sampah,Rp 24.000.000, Pembangunan, Rehabilitasi Peningkatan, Pengerasan Jalan Usaha Tani Rp 78.908.000, Pemeliharaan Gedung, Prasarana Balai Desa/Balai KemasyarakatanRp 5.845.000
Pemeliharaan Gedung, Prasarana Balai Desa, Balai KemasyarakatanRp 24.000.000, Penyelenggaraan Desa Siaga KesehatanRp 28.500.000,
Pemeliharaan Gedung/Prasarana Balai Desa/Balai KemasyarakatanRp 6.000.000.
Anggran DD way asahan tahun 2024 yang diduga sarat penyimpangan di indikasikan Mark,up di antara nya.
Posyandu)Rp 15.200.000
Keadaan MendesakRp 79.200.000
Pelatihan Pengelolaan BUM Desa Pelatihan yang dilaksanakan oleh Desa Rp 1.492.500, Peningkatan kapasitas perangkat DesaRp 2.587.500,. APE, Sarana PAUD, dst)Rp 3.600.000
Penyelenggaraan PAUD/TK/TPA/TKA/TPQ/Madrasah Non-Formal Milik Desa Bantuan Honor Pengajar, Pakaian Seragam, Operasional, Rp 25.200.000, Pembangunan Rehabilitasi Peningkatan Pengerasan Jalan Usaha Tani Rp 75.192.000, Pembangunan/Rehabilitasi Peningkatan Pengerasan Jalan Usaha Tani Rp 53.721.000.
”Pemeliharaan Gedung Prasarana Balai Desa Balai KemasyarakatanRp 42.000.000, Pemeliharaan Gedung Prasarana Balai Desa Balai KemasyarakatanRp 74.000.000, Pemeliharaan Jalan Usaha TaniRp 3.150.000, Pembangunan Rehabilitasi Peningkatan/Pengerasan Jembatan Milik Desa Rp 106.412.000, Pengadaan Penyelenggaraan Pos Keamanan Desa pembangunan pos, pengawasan pelaksanaan jadwal ronda patroli Rp 20.400.000, Pembangunan Rehabilitasi Peningkatan Prasarana Jalan Desa Gorong-gorong, Selokan, Box Slab Culvert, Drainase, Prasarana Jalan lain Rp 13.660.000.
”Parahnya lagi kakon way asaha Haryono sangat sulit untuk ditemui upaya konfirmasi media mengalami kendala, Kakon way Asahan sulit di temui, Dihubungi via telepon seluler selasa 09 September 2026, juga tak mendapat kan tanggapan sehingga memperkuat dugaan adanya indikasi pelanggaran yang sengaja disembunyikan.
”Berdasarkan hasil penelusuran tim media investigas media, dugaan penyimpangan Dana Desa oleh kepala pekon way asahan, Haryono” bukan terjadi kali ini saja. Sejak tahun 2022 hingga 2024 ia juga diduga kuat telah melakukan berbagai praktik mark-up (penggelembungan) anggaran, baik dalam pembangunan fisik maupun program-program pemerintah
(Tim)










Komentar