Nias Barat,DiscoveryNews.id – Klarifikasi Kepala Bidang Pengelolaan Informasi, Komunikasi Publik dan Statistik Dinas Kominfo Kabupaten Nias Barat, Nehesokhi Halawa, SE., MM, yang membantah dugaan permintaan uang kepada wartawan adalah hak jawab yang sah dan patut dihormati.
Namun di sisi lain, pernyataan Faty War yang mengaku dimintai uang Rp1 juta hingga Rp2 juta juga tidak bisa diabaikan begitu saja. Pertanyaannya: mana berani seorang wartawan bersuara terbuka di media sosial jika tidak ada indikasi kebenaran yang dia alami?
Di sinilah narasi “wartawan adalah mitra” yang disampaikan Kominfo perlu diuji dengan fakta di lapangan.
Fakta yang menjadi sorotan publik saat ini bukan hanya soal dugaan permintaan uang, tetapi dugaan praktik pilih kasih dalam kemitraan media itu sendiri. Sejumlah wartawan di Nias Barat mempertanyakan transparansi pengelolaan anggaran publikasi dan kerja sama media di Diskominfo mulai Tahun Anggaran 2025 hingga 2026 ini.
Jika wartawan benar-benar diposisikan sebagai mitra profesional sesuai UU Pers No 40 Tahun 1999 dan UU KIP No 14 Tahun 2008, maka prinsipnya adalah kesetaraan dan transparansi. Tidak boleh ada media yang dianakemaskan dan ada yang dianak-tirikan.
Masyarakat kini menunggu:
1. Transparansi Daftar Media Mitra 2025-2026: Berapa jumlah media yang bekerja sama, berapa nilai kontrak masing-masing, dan apa indikator penilaiannya?
2. Keterbukaan di Papan Informasi: Sesuai Perbup dan UU KIP, daftar penerima kerja sama harus bisa diakses publik.
3. Audit Independen: Jika memang tidak ada pungutan liar, buktikan dengan membuka data anggaran secara terang benderang.
Klaim Faty War dan bantahan Nehesokhi Halawa saat ini masih berada pada posisi klaim dan bantahan. Namun dugaan pilih kasih anggaran adalah pintu masuk untuk membuktikan apakah kemitraan yang digaungkan itu benar-benar profesional atau hanya jargon.
Jika Diskominfo ingin menjaga marwah sebagai corong informasi publik yang bersih, maka cara terbaik membantah isu miring bukan hanya dengan kata “itu tidak benar”, tetapi dengan membuka data anggaran media 2025-2026 kepada publik.
Hingga berita ini diterbitkan, DiscoveryNews.id masih berupaya mengkonfirmasi rincian anggaran kemitraan media Diskominfo Nias Barat TA 2025-2026.
KominfoNiasBarat NehesokhiHalawa FatyWar AnggaranMedia KIP NiasBarat
Redaktur : Redaksi










Komentar