CIANJUR Discoverynews.id- Kekeringan akibat kemarau panjang mulai melanda wilayah selatan Cianjur. Warga di dua kampung di Desa Girimulya, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, kesulitan mendapatkan air bersih selama dua bulan terakhir.
Menyikapi kondisi tersebut, komunitas sosial Ngerayap Community yang dipimpin H. Aris bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih.
Sebanyak 8.000 liter air bersih menggunakan mobil tangki disalurkan langsung ke Kampung Cikadu dan Kampung Legok, Desa Girimulya, pada Rabu (17/9/2026).
Bantuan tersebut disambut antusias warga. Ratusan warga terlihat mengantre membawa jerigen dan ember untuk mendapatkan air bersih.
Ketua Ngerayap Community, H. Aris, mengatakan aksi sosial ini merupakan bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak kekeringan.
“Alhamdulillah hari ini kami bisa menyalurkan 8.000 liter air bersih untuk warga di Cikadu dan Legok. Sudah dua bulan warga di sini kesulitan air bersih akibat kemarau. Ini adalah kewajiban kita untuk saling membantu,” ujar H. Aris di lokasi penyaluran.
Ia menambahkan, krisis air bersih di Girimulya sudah sangat memprihatinkan. Sumur-sumur warga mengering dan sumber mata air menyusut drastis.
H. Aris berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban warga dan memantik kepedulian pihak lain, termasuk pemerintah dan komunitas lainnya.
“Kami dari Ngerayap Community insyaAllah akan terus bergerak. Kalau kemarau masih panjang, kami akan coba lakukan penyaluran tahap kedua. Mudah-mudahan pemerintah daerah juga segera turun tangan,” pungkasnya.
Sementara itu, salah seorang warga Kampung Cikadu mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan tersebut.
Warga berharap ada solusi jangka panjang untuk mengatasi krisis air bersih yang hampir setiap tahun melanda wilayahnya saat musim kemarau tiba.










Komentar