CIANJUR Discoverynews.id- Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto meresmikan Tugu Ayam Jago atau Ayam Pelung di kawasan Perempatan LLAJ, Jalan Raya Cianjur, Rabu (17/9/2026).
Tugu setinggi beberapa meter itu unik, karena seluruh strukturnya dibuat dari ribuan knalpot brong hasil razia kendaraan bermotor di wilayah hukum Polres Cianjur.
Sedikitnya 3.000 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis dikumpulkan dan dirangkai menjadi ikon Ayam Pelung, ayam khas kebanggaan masyarakat Cianjur.
Kapolda Jabar mengatakan, tugu tersebut bukan sekadar penanda kawasan, melainkan simbol edukasi dan kampanye tertib berlalu lintas.
“Tugu ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya pengguna kendaraan bermotor untuk patuh aturan dan menggunakan knalpot sesuai standar,” ujar Pipit.
Menurutnya, pemanfaatan knalpot brong sebagai monumen adalah bentuk kreatif mengubah barang hasil penindakan menjadi pesan moral.
Selain menjaga ketertiban dan kenyamanan, penggunaan knalpot standar juga diharapkan dapat mengurangi polusi kebisingan di jalan raya.
Lebih jauh, Kapolda menegaskan monumen Ayam Jago tersebut menggambarkan persoalan sosial yang melibatkan perilaku sebagian remaja.
“Penanganan knalpot brong ini tidak bisa hanya oleh kepolisian saja, butuh keterlibatan banyak pihak — orang tua, sekolah, tokoh masyarakat, dan pemerintah daerah,” pungkasnya.
Peresmian tugu tersebut disambut antusias warga. Diharapkan keberadaan Tugu Ayam Jago dari knalpot brong ini bisa menjadi ikon baru sekaligus pengingat untuk tertib berlalu lintas di Cianjur.












Komentar