Maluku, Discoverynews.id – Sebuah gedung lengkap dengan fasilitas yang diduga merupakan Balai Pembibitan Hortikultura milik Dinas Pertanian Kabupaten Maluku Barat Daya, kini terlantar dan tidak memberikan manfaat apa pun bagi masyarakat. Gedung tersebut berdiri di Desa Lebelau, tepatnya di kawasan Gunung Tanjung, terpisah jauh dari pemukiman warga.

Berdasarkan penelusuran awak media di lokasi, gedung ini terlihat kokoh dengan bangunan yang lengkap, namun sayangnya keberadaannya seakan terlupakan. Tidak ada aktivitas apa pun di dalamnya, sehingga fasilitas yang seharusnya mendukung pengembangan pertanian di wilayah tersebut justru berdiri diam tanpa fungsi yang jelas.
Salah satu warga Desa Lebelau yang enggan disebutkan namanya menyampaikan keprihatinannya. “Gedung ini tidak memiliki akses listrik dan sarana penunjang lainnya. Saat malam hari, tempat ini terlihat sepi, angker, dan menakutkan,” ungkap warga tersebut.
Warga pun mempertanyakan perencanaan pembangunan gedung ini. Apakah ada kesalahan pada pihak yang melakukan survei lokasi, atau ada hal lain yang menyebabkan fasilitas ini tidak dapat dimanfaatkan? Pasalnya, lokasinya yang berada di atas bukit dan jauh dari jangkauan warga membuat operasionalnya menjadi sangat sulit.
“Anggaran negara yang dikeluarkan untuk pembangunan ini terasa terbuang sia-sia, padahal tidak ada asas manfaat yang dirasakan oleh masyarakat sekitar,” tegas warga itu.
Warga berharap pemerintah kabupaten dapat segera meninjau kondisi ini dan mencari solusi terbaik. “Kami berharap pemerintah dapat mengupayakan pengalihfungsian gedung ini menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi warga, apa pun bentuknya, asalkan tidak berdiri sia-sia seperti saat ini,” pungkasnya.
Masalah ini menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah untuk mengevaluasi perencanaan pembangunan ke depan, agar setiap anggaran yang dikeluarkan benar-benar tepat sasaran dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

Hingga berita ini di turunkan belum ada confirmasi resmi dari Dinas pertanian setempat.
















Komentar