MAMUJU, Discoverynews.id – Suasana khusyuk sekaligus penuh kehangatan menyelimuti Aula Marannu Mapolda Sulawesi Barat, Jumat (18/9/2026). Puluhan anak yatim dan santri hadir dalam kegiatan rutin keagamaan Jumat Berkah yang kali ini dikemas dengan nuansa spiritual dan kepedulian sosial.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolda Sulawesi Barat, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) dan personel Polda Sulbar.
Jumat Berkah diawali dengan ibadah bersama, dilanjutkan pembacaan Surat Yasin serta doa bersama. Doa dipanjatkan untuk keselamatan, kedamaian dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Sulawesi Barat atau Bumi Malaqbi, serta seluruh masyarakat Indonesia.
Bagi Kapolda Sulbar, kebersamaan dengan anak-anak yatim bukan sekadar agenda seremonial. Momentum tersebut menjadi ruang untuk memperkuat nilai spiritual sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan kepolisian.
Kapolda mengatakan, doa tulus yang dipanjatkan anak-anak yatim memiliki makna tersendiri bagi jajaran Polri yang tengah menjalankan amanah pelayanan kepada masyarakat.
“Di hari yang penuh berkah ini, kita sengaja berkumpul bersama anak-anak kita untuk mengetuk pintu langit. Doa tulus dari mereka adalah berkah yang luar biasa agar tugas pengabdian Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selalu diridhai dan dilindungi oleh Allah Subuhanahu Wataalah,” tutur Kapolda.
Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti ini diharapkan dapat menjadi pengingat bagi seluruh personel bahwa tugas kepolisian tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum dan pemeliharaan kamtibmas, tetapi juga membangun hubungan sosial serta menghadirkan kepedulian di tengah masyarakat.
Usai doa bersama, suasana di Aula Marannu berubah semakin akrab. Kapolda, jajaran PJU dan personel Polda Sulbar duduk bersama anak-anak yatim dan santri dalam sesi makan bersama.
Tidak ada jarak dalam momentum tersebut. Semua berbaur dan menikmati hidangan yang telah disiapkan bersama, menciptakan suasana penuh keakraban dan kekeluargaan.
Kapolda juga menyempatkan diri berinteraksi langsung dengan anak-anak, memberikan motivasi serta semangat agar mereka terus belajar dan memiliki cita-cita untuk masa depan.
Kegiatan kemudian ditutup dengan pemberian santunan tali asih kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial dan perhatian jajaran Polda Sulbar.
Senyum dan kebahagiaan yang terpancar dari wajah anak-anak menjadi penutup kegiatan Jumat Berkah tersebut. Di balik santunan yang diberikan, terselip pesan bahwa kepedulian, doa dan kebersamaan dapat menjadi bagian dari pengabdian Polri kepada masyarakat.
Melalui kegiatan rutin Jumat Berkah, Polda Sulbar terus berupaya menjaga keseimbangan antara pelaksanaan tugas kepolisian dengan penguatan nilai keagamaan dan kepedulian sosial, sehingga kehadiran Polri tidak hanya dirasakan dalam menjaga keamanan, tetapi juga melalui aksi kemanusiaan yang menyentuh masyarakat.
















Komentar