Nias Selatan, Kantor Inspektorat Nias Selatan digeruduk warga. Puluhan perwakilan dari beberapa desa menggelar aksi unjuk rasa. Pemicunya satu: Laporan Pengaduan Masyarakat (Dumas) soal dugaan penyelewengan dana desa diduga dibola-bola bertahun-tahun tanpa kejelasan.
Aksi dikomandoi Penius Buulolo. Ia menyebut aksi perdana ini adalah peringatan keras atas lambannya kinerja Inspektorat.
“Kami menuntut kejelasan. Laporan sudah berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun tanpa kepastian,” tegas Penius.
Ia juga menyoroti rangkap jabatan Inspektur yang saat ini merangkap sebagai PLT Sekretaris Daerah.
“Bagaimana Inspektur bisa tegas, kalau dia rangkap jabatan jadi PLT Sekda?” sindirnya.
Penius mengancam akan menggelar aksi jilid II dengan massa lebih besar jika tidak ada tindakan nyata.
Ironisnya, saat warga berteriak di depan kantor, Inspektur tidak ada di tempat. Menurut Sekdin, Inspektur sedang di luar daerah mengikuti Bimtek.
Aksi dikawal ketat Polres Nias Selatan dan Satpol PP. Kasat Intelkam Polres Nias Selatan turun tangan menenangkan massa dan memfasilitasi audiensi, satu perwakilan dari tiap desa.
Sekdin Inspektorat berjanji akan segera menindaklanjuti semua aduan dan akan menyampaikan perkembangannya melalui surat resmi dan WhatsApp.
Hingga aksi bubar, situasi aman dan kondusif.
Penulis :Yanuari Giawa
Editor : Red
















Komentar