PONTIANAK, Discoverynews.id ~ Bayangkan sebuah kota di mana udara segar menjadi barang mewah yang langka. Langit, yang seharusnya biru jernih, tertutup selimut kabut asap tebal, mencekik setiap tarikan napas dan menyisakan rasa perih di tenggorokan.
Di Parit Mayor, fenomena ini bukanlah sekadar mimpi buruk, melainkan kenyataan pahit yang dihadapi warga setiap kali musim kemarau tiba dan kebakaran hutan merajalela.
Namun, di tengah kepungan udara yang tidak sehat ini, ada satu titik harapan yang menjadi tempat penemuan vital bagi warga yang sesak napas.
Tempat ini adalah UPT Puskesmas Parit Mayor, yang telah berevolusi menjadi sebuah “oasis oksigen” darurat yang sangat dibutuhkan.
Penyusuran tim Discovery di lokasi ini mengungkap sebuah fakta yang mengharukan: sebuah penemuan solusi yang sangat krusial bagi kelangsungan hidup warga.
Di depan gedung Puskesmas Parit Mayor yang kokoh dan dicat hijau, terdapat sebuah tanda visual yang tidak bisa dilewatkan.
Spanduk besar bertuliskan “POSKO PERSEDIAAN OKSIGEN DARURAT ASAP” menjadi mercusuar harapan bagi siapa saja yang mulai merasa dadanya menyempit karena asap.
Ini bukan sekadar pengumuman, melainkan bukti nyata dari respon tanggap darurat yang berfokus pada kebutuhan paling dasar manusia saat ini: oksigen.
Posko persediaan oksigen darurat ini terwujud berkat kolaborasi erat dan sinergi tanggap darurat antara UPT Puskesmas Parit Mayor dan Dinas Kesehatan Kota Pontianak.
Dukungan penuh dari Dinas Kesehatan Kota Pontianak memastikan ketersediaan pasokan tabung oksigen, regulator, serta logistik medis pendukung tetap terpenuhi secara optimal di tingkat fasilitas kesehatan primer.
Kerjasama lintas lini ini menjadi pondasi utama agar pelayanan penanganan gangguan pernapasan akibat asap dapat berjalan secara terstruktur, cepat, dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat yang terdampak.
Untuk memahami dedikasi di balik posko vital ini, kami berkesempatan mewawancarai sosok yang berdiri di baris depan perjuangan ini. Dia adalah Sulistiyo Adhi Purnomo, S.Gz, Kepala UPT Puskesmas Parit Mayor saat ini.
“Ketika kabut asap datang, kami melihat penderitaan langsung di mata warga. Orang tua yang terbatuk-batuk, anak-anak yang sesak napas, mereka semua membutuhkan lebih dari sekadar nasihat. Mereka membutuhkan tindakan nyata.
Melalui instruksi dan sinergi bersama Dinas Kesehatan Kota Pontianak, posko oksigen ini hadir sebagai respon cepat kami. Kami memastikan persediaan tabung oksigen memadai, dan tenaga kesehatan kami selalu siap sedia,” ujar Sulistiyo.
Keberhasilan posko oksigen ini tidak hanya terletak pada ketersediaan alat, tetapi juga pada dedikasi tenaga kesehatan di UPT Puskesmas Parit Mayor.
Didukung oleh standar pelayanan yang ditetapkan Dinas Kesehatan Kota Pontianak, para petugas medis bekerja tanpa lelah melayani warga. Pelayanan dibuka rutin dari Senin hingga Kamis mulai pukul 07.30 hingga 13.30, serta Jumat hingga Sabtu pukul 07.30 hingga 10.30.
Mereka tidak hanya memberikan bantuan medis, tetapi juga memberikan ketenangan mental bagi warga yang panik. Semangat pelayanan ini menciptakan sebuah ekosistem kesehatan yang kuat dan responsif di tengah krisis.
Petualangan tim Discovery di Parit Mayor membawa pada sebuah kesimpulan penting: di tengah krisis lingkungan yang parah, sinergi antara pemerintah daerah dan unit pelayanan kesehatan adalah kunci utama.
“Posko Persediaan Oksigen Darurat Asap” di UPT Puskesmas Parit Mayor adalah contoh sempurna dari respon terpadu yang didorong oleh kebutuhan mendesak.
Melalui kepemimpinan Sulistiyo Adhi Purnomo, S.Gz dan komitmen berkelanjutan dari Dinas Kesehatan Kota Pontianak, fasilitas ini tidak hanya menyediakan oksigen medis, tetapi juga menghadirkan kepastian dan harapan bagi setiap jiwa yang berjuang di bawah bayang-bayang kabut asap.
Wartawan: (Sony Afrizal)












Komentar