oleh

Sedekah Subuh SD Plus Muhammadiyah Silungkang Tembus Rp1,55 Juta, Kepala Sekolah: Capaian Luar Biasa

Silungkang, discoverynews.id — Semangat berbagi dan menanamkan nilai-nilai kepedulian sejak dini terus tumbuh di lingkungan SD Plus Muhammadiyah Silungkang. Melalui Program Sedekah Subuh periode Agustus–September 2026, terkumpul infak sebesar Rp1.550.000.
Capaian tersebut menjadi kabar menggembirakan sekaligus bukti nyata adanya kebersamaan antara sekolah, orang tua/wali murid, serta para siswa dalam membangun budaya bersedekah.
Kepala SD Plus Muhammadiyah Silungkang, Fauzul Azhim, S.Pd.I., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh orang tua/wali murid serta siswa-siswi yang telah berpartisipasi dalam program tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dan ikut menyukseskan Program Sedekah Subuh ini. Ini merupakan capaian yang sangat luar biasa bagi sekolah dan anak-anak kita,” ujar Fauzul Azhim.
Menurutnya, keberhasilan program tersebut bukan semata-mata diukur dari jumlah dana yang terkumpul, tetapi lebih jauh merupakan proses pendidikan karakter bagi peserta didik. Anak-anak dibiasakan untuk berbagi, peduli terhadap sesama, serta memahami bahwa sebagian rezeki yang dimiliki terdapat hak orang lain.
Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya sekolah dalam membangun kebiasaan baik yang diharapkan terus melekat dalam kehidupan siswa, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.
Semangat itu sejalan dengan pesan yang tercantum dalam ucapan apresiasi sekolah, “Harta tidak akan berkurang karena sedekah.” Sedekah diharapkan menjadi amal yang membawa keberkahan bagi para siswa, keluarga, dan seluruh keluarga besar SD Plus Muhammadiyah Silungkang.
Dengan terkumpulnya Rp1.550.000, keluarga besar SD Plus Muhammadiyah Silungkang berharap program Sedekah Subuh dapat terus berlanjut dan semakin berkembang.
Bukan sekadar mengumpulkan rupiah, tetapi menanamkan kebaikan sejak dini. Dari sedekah kecil anak-anak, tumbuh kepedulian besar untuk sesama.

Hamdani
Author: Hamdani

Komentar