oleh

Viral Video Beras Bulog Diinjak-injak dan Digulingi, Bulog Cianjur Angkat Bicara: Itu Bukan di Cianjur, Kejadiannya di Atas Kapal Menuju Papua!

CIANJUR, DiscoveryNews.id – Video yang memperlihatkan seorang pria menginjak-injak hingga berguling-guling di atas tumpukan beras berkarung Bulog yang viral di grup WhatsApp dan media sosial Cianjur, akhirnya terjawab.

Perum Bulog Kantor Cabang Cianjur memastikan, peristiwa menjijikkan itu TIDAK TERJADI di Cianjur.

Discovery Photo Eksklusif

Momen Terbaik Hari Ini

Jelajahi kumpulan foto pilihan dengan cerita visual yang memukau dan penuh inspirasi di balik setiap lensanya.

Kepala Bulog Cianjur, Muhammad Azwar Fuad, meluruskan informasi yang terlanjur meresahkan masyarakat. Ia membenarkan beras dalam video itu memang beras Bulog, namun statusnya adalah beras yang akan dikirim ke Papua.

“Benar itu adalah beras yang awalnya diperuntukkan masuk ke Bulog Papua. Namun secara lokasi, beras tersebut masih berada di dalam kapal kargo di pelabuhan,” tegas Azwar, Jumat (25/9/2026).

Beras Sweeping yang Sudah Dimusnahkan

Menurut Azwar, beras yang diinjak-injak itu bukanlah beras stok gudang yang akan disalurkan ke masyarakat. Itu adalah beras hasil sweeping atau bongkaran – istilah untuk beras yang tercecer karena karungnya pecah atau robek saat proses bongkar muat di kapal.

Berdasarkan konfirmasi langsung dari Pimpinan Wilayah Bulog Papua, beras tercecer itu tidak pernah masuk ke gudang Bulog sama sekali. Karena sudah terkontaminasi lantai kapal dan tidak memenuhi standar, beras tersebut sudah dimusnahkan.

“Beras itu adalah beras sisa bongkaran yang berasal dari karung yang pecah atau robek dan tidak masuk ke dalam gudang Bulog,” jelasnya.

Video Lama, Pelakunya Bukan Orang Bulog

Azwar juga menambahkan dua fakta penting untuk meredam keresahan:

Pertama, ini adalah video lama. Kejadian tersebut diperkirakan terjadi pada tahun 2023 atau 2024, bukan baru-baru ini, dan kembali diviralkan.

Kedua, pelakunya bukan karyawan Bulog. Orang yang terlihat dalam video tersebut bukan pekerja atau buruh gudang Bulog, melainkan pekerja kuli di area pelabuhan.

“Intinya saya tegaskan sekali lagi, tidak terjadi di Cianjur atau di wilayah kerja Bulog Cianjur,” pungkasnya dengan tegas.

Dengan klarifikasi ini, Bulog Cianjur berharap masyarakat tidak lagi terpancing isu dan tetap tenang, karena stok beras Bulog Cianjur dipastikan aman, bersih, dan sesuai standar.

Tomi Hendrawan
Author: Tomi Hendrawan

Dukungan Sponsor

Dukung Jurnalisme Independen Discovery News

Bantu kami terus menyajikan berita akurat, mendalam, dan terpercaya untuk masyarakat. Kontribusi Anda sangat berarti bagi kelangsungan media kami.

☕ Dukung Sekarang

Komentar