oleh

Sandeq Silumba 2026 Bergulir di Majene, Suhardi Duka Janji Kucurkan APBD 2027

MAJENE, Discoverynews.id – Perhelatan Sandeq Silumba 2026 resmi dibuka oleh Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Suhardi Duka di Rest Area Palipi, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Jumat (25/9/2026).

Pembukaan event budaya tersebut menjadi momentum untuk kembali menegaskan posisi Sandeq sebagai bagian penting dari identitas dan kebudayaan masyarakat Mandar.

Discovery Photo Eksklusif

Momen Terbaik Hari Ini

Jelajahi kumpulan foto pilihan dengan cerita visual yang memukau dan penuh inspirasi di balik setiap lensanya.

Dalam sambutannya, Suhardi Duka mengatakan Sandeq bukan sekadar perahu tradisional yang digunakan masyarakat pesisir. Menurutnya, Sandeq memiliki makna yang jauh lebih besar karena melekat dengan budaya, jati diri, sekaligus kebanggaan masyarakat Mandar.

“Sandeq bagi kita orang Mandar dalam budaya, jati diri sekaligus jiwa kita. Sandeq adalah juga kebanggaan kita,” kata Suhardi Duka.

Ia menjelaskan, sejak dahulu Sandeq telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Mandar. Perahu bercadik dengan layar khas tersebut digunakan untuk berbagai aktivitas, mulai dari menopang kehidupan ekonomi dan perdagangan hingga menjadi sarana perlombaan masyarakat pesisir.

Kedekatan masyarakat Mandar dengan Sandeq, kata Suhardi Duka, telah diwariskan secara turun-temurun. Ia bahkan mengaku telah mengenal dan memainkan Sandeq sejak masih duduk di bangku sekolah dasar.

“Sandeq zaman dulu adalah urat nadi ekonomi. Perahu layar yang digunakan untuk berniaga, juga digunakan untuk berlomba. Sewaktu kecil saya sudah bermain Sandeq. Waktu SD kita main Sandeq kecil-kecilan, kita layarkan di laut,” ujarnya.

Memasuki usia remaja, masyarakat Mandar mulai menggunakan Sandeq dalam ukuran sebenarnya. Dari tradisi tersebut, budaya Sandeq kemudian berkembang menjadi sebuah event yang tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga menjadi daya tarik pariwisata melalui Sandeq Silumba.

Suhardi Duka menyebut Sandeq Silumba kini telah masuk dalam daftar Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata. Masuknya event tersebut dalam agenda pariwisata nasional dinilai menjadi bagian dari upaya memperkenalkan budaya Mandar dan Sandeq kepada masyarakat yang lebih luas.

“Hari ini kita kembali berkumpul di sini. Insya Allah besok kita akan menyaksikan start Sandeq Silumba dari Banua Sendana menuju Kabupaten Polewali Mandar,” tuturnya.

Namun, pelaksanaan Sandeq Silumba 2026 tahun ini tidak menempuh rute hingga Mamuju yang merupakan ibu kota Provinsi Sulawesi Barat. Suhardi Duka menjelaskan, perubahan rute tersebut dilakukan karena adanya sejumlah keterbatasan dalam penyelenggaraan.

“Memang tahun ini tidak langsung ke Mamuju sebagai ibu kota karena memang banyak keterbatasan. Namun demikian, semangat kita tidak pernah pudar untuk melaksanakan Sandeq Silumba,” katanya.

Meski terdapat penyesuaian rute, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat memastikan komitmen terhadap keberlangsungan event tersebut tetap berjalan. Suhardi Duka berharap penyelenggaraan Sandeq Silumba pada tahun mendatang dapat semakin baik dan berkembang.

“Insya Allah tahun depan Sandeq Silumba akan lebih baik dan lebih berkembang lagi,” pungkasnya.

Sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah, Suhardi Duka juga menyatakan akan kembali mengalokasikan anggaran melalui APBD Sulbar 2027 untuk mendukung pelaksanaan Sandeq Silumba.

Ia turut meminta pemerintah kabupaten yang menjadi bagian dari jalur pelaksanaan event, khususnya Kabupaten Majene dan Kabupaten Polewali Mandar, ikut memberikan dukungan melalui pengalokasian anggaran.

“Saya sebagai gubernur kembali akan mengalokasikan APBD 2027, insya Allah. Saya minta kepada Bupati Majene dan Bupati Polewali Mandar ikut serta mengalokasikan,” tutupnya.

Sandeq Silumba 2026 pun menjadi bagian dari upaya menjaga warisan budaya Mandar sekaligus mendorongnya menjadi daya tarik pariwisata Sulawesi Barat. Dengan dukungan pemerintah daerah dan masyarakat, tradisi Sandeq diharapkan terus hidup dan berkembang tanpa kehilangan nilai sejarah serta identitas budaya yang melekat di dalamnya.

A.Fathir
Author: A.Fathir

Dukungan Sponsor

Dukung Jurnalisme Independen Discovery News

Bantu kami terus menyajikan berita akurat, mendalam, dan terpercaya untuk masyarakat. Kontribusi Anda sangat berarti bagi kelangsungan media kami.

☕ Dukung Sekarang

Komentar