SUKABUMI,Discoverynews.id– Tumpukan sampah rumah tangga yang dibiarkan di bahu jalan selama lima hari membuat warga Kampung Babakan Peundeuy RT 03/RW 05, Desa Citarik, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, geram.
Pantauan Discoverynews pada Selasa malam (30/9/2026), belasan kantong plastik hitam dan putih bergaris masih berserakan di pinggir Jalan Citarik KM 8. Lokasinya persis di jalan Nasional yang ramai dilalui kendaraan.
Bau busuk menyengat hingga masuk ke rumah warga. Lalat berkerumun di sekitar tumpukan sampah.
“Sudah lima hari ini Pak. Janjinya hari Jumat diangkut, tapi sampai sekarang tidak ada truk DLH yang datang. Kami yang menghirup bau busuk tiap hari,” ujar Jhon (49), warga setempat.
Jhon menyebut, kondisi ini sudah mengancam kesehatan, terutama anak-anak.
“Lalat banyak, bau masuk ke rumah. Kalau anak-anak main di sekitar situ, kami takut kena diare dan gatal-gatal. Ini sudah jadi sumber penyakit,” keluhnya.
Menurut warga, tumpukan sampah yang didominasi limbah rumah tangga itu dikhawatirkan akan meluber ke badan jalan jika tidak segera ditangani.
“Kami minta DLH Sukabumi Koorwil Palabuhanratu jangan tutup mata. Kalau mobilnya mogok bilang saja ke warga, jangan malah jalan yang dijadikan tempat pembuangan sampah,” tegas Jhon.
Hingga berita ini diturunkan, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi belum memberikan keterangan terkait keterlambatan pengangkutan sampah di lokasi tersebut. Warga berharap armada segera diturunkan sebelum sampah semakin menumpuk dan menimbulkan dampak kesehatan yang lebih luas.
Penulis: Ajid Alvaro











Komentar