CIANJUR DiscoveryNews.id – Camat Pasirkuda Kabupaten Cianjur, Dr. Mokhamad Irfan Sofyan, ST, SH, memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2025 di halaman Kantor Kecamatan Pasirkuda, Rabu (01/10/2025).
Upacara dihadiri jajaran Forkopimcam yakni TNI-AD, Polri, Satpol PP, seluruh staf ASN Kecamatan Pasirkuda, serta puluhan siswa-siswi SD sebagai peserta upacara.
Dalam amanatnya, Dr. Irfan Sofyan menegaskan pentingnya merefleksikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengingatkan, ancaman terhadap Pancasila saat ini bukan lagi berupa fisik seperti peristiwa G30S/PKI.
“Dulu sampai terjadi G30S PKI beberapa jenderal kita gugur untuk mempertahankannya. Hari ini ke depan kitalah yang harus mempertahankan Pancasila ini dengan cara merefleksikan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.
Ia menjabarkan satu per satu implementasi 5 sila Pancasila:
1. Ketuhanan Yang Maha Esa: Menjunjung tinggi nilai agama dan toleransi antar umat beragama.
2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab: Rukun antar tetangga, saling menghormati dan membantu, terutama bagi generasi pelajar.
3. Persatuan Indonesia: Semangat gotong royong yang dinilai mulai pudar karena dinilai dengan uang.
“Segala dinilai dengan money. Tidak seperti dulu waktu saya kecil, ketika ada kerja bakti cukup tetangga kirim makanan kopi, kita semua bekerja. Saya mohon di Kecamatan Pasirkuda tumbuh kembangkan lagi semangat gotong royong tersebut,” ujarnya.
Ia mencontohkan aksi nyata warga di Desa Purwasedar dan Kubang yang bergotong royong membersihkan puing longsor dan iuran memperbaiki jalan rusak secara swadaya sebelum bantuan pemerintah datang. “Masya Allah saya terharu,” ungkapnya.
4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan: Menyelesaikan setiap perselisihan dengan musyawarah untuk mufakat dengan menurunkan ego masing-masing.
5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia: Mengapresiasi program Presiden Prabowo yakni Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
“Usaha bersama yang cocok di NKRI adalah koperasi. Itulah bentuk mewujudkan keadilan sosial. Saya mohon kembangkan produk lokal, sehingga perekonomian berputar di daerah, uang tidak keluar, kita kelola di Pasirkuda,” pungkasnya.
Ia juga berpesan khusus kepada para guru dan orang tua untuk terus menanamkan jiwa Pancasila kepada siswa sebagai generasi penerus bangsa.










Komentar