CIANJUR, DiscoveryNews.id– Kabar bahagia datang untuk para pengayuh becak sepuh di Kabupaten Cianjur. Sebanyak 120 unit becak listrik gratis disalurkan Presiden Prabowo Subianto melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) untuk para pengemudi becak lanjut usia (lansia).
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Pemerintah Kabupaten Cianjur kepada para pengemudi becak yang berusia 55 tahun ke atas, di Pendopo Cianjur, Rabu (1/10/2026).
Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, memastikan bantuan ini 100% gratis tanpa ada pungutan dan tanpa sistem setoran.
“Ya alhamdulillah, Bapak Presiden Prabowo Subianto bersama dari Yayasan GSN hari ini menyalurkan becak listrik ke Kabupaten Cianjur, sebanyak kurang lebih 120 untuk para pengemudi becak, terutama yang lansia,” ujar Wahyu.
Fokus Bantu yang Lututnya Sudah Sakit
Menurut Wahyu, para penerima diprioritaskan bagi lansia yang sudah mulai mengalami keterbatasan fisik. Selama puluhan tahun mereka harus mengandalkan tenaga otot untuk mengayuh becak.
“Untuk mereka bisa tetap bekerja tanpa kemudian lelah mengayuh tentunya,” ucapnya.
Ia menegaskan, “Gratis, full, semuanya gratis,” tidak ada kewajiban setoran atas becak listrik yang diberikan.
Wahyu menjelaskan, salah satu penerima bahkan sudah jarang narik karena lutut dan persendiannya sakit serta stamina menurun. Dengan becak listrik yang hanya tinggal gas dan rem, mereka bisa kembali mencari nafkah dengan lebih ringan.
“Seperti yang disampaikan, ada perwakilan yang ke depan, dia sudah jarang mengayuh karena kondisi fisik, sendinya sakit, stamina juga sudah mulai berkurang. Tapi alhamdulillah dengan hadirnya becak listrik ini, mereka bisa lebih banyak waktu untuk mengemudikan becaknya karena tidak berat ngayuh, tinggal digas rem, gas rem saja,” jelasnya.
Curhat Haru Sakiman, 70 Tahun: Masih Kuat Tapi Lebih Enteng
Salah satu penerima, Sakiman (70), mengaku masih mampu mengayuh becak manual. Namun ia menilai becak listrik sangat membantu menghemat tenaga.
“Insya Allah, alhamdulillah masih kuat,” kata Sakiman polos.
Pria sepuh yang sudah puluhan tahun jadi tukang becak itu mengaku adaptasi becak listrik tidak sulit karena sebelumnya sudah terbiasa bawa motor.
“Alhamdulillah, pelan-pelan mah bisa. Gak (sulit). Karena udah sok bawa motor, udah ya rada bisalah gitu. Paling sehari dua hari ge udah lancar,” ujarnya sumringah.
Dengan mata berkaca-kaca ia berterima kasih kepada Presiden Prabowo.
“Ya terima kasih, saya mengucapkan terima kasih ada bantuan dari Pak Presiden Prabowo Subianto buat pencari (nafkah) sehari-hari. Maksudnya kan enggak genjot,” ucapnya haru.
Pemkab Siapkan Charger & Tarif Bebas
Sementara itu, Pemkab Cianjur menyebut telah menyiapkan sejumlah titik pengisian daya kendaraan listrik yang bisa dimanfaatkan untuk becak listrik. Pemkab juga akan berkoordinasi dengan PLN untuk menambah lokasi pengisian daya di titik-titik strategis.
Untuk tarif, Pemkab tidak menetapkan patokan. Tarif tetap diserahkan kepada kesepakatan antara pengemudi dan penumpang, sehingga penghasilan tetap menjadi hak penuh tukang becak.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan para pejuang nafkah lansia di Cianjur tetap bisa terus bekerja mencari rezeki tanpa harus mengandalkan tenaga untuk mengayuh sepanjang perjalanan.















Komentar