PONTIANAK,Discoverynews.id ~ Pontianak Timur mendadak menjadi pusat perhatian ketika kegiatan rutin di kantor kepolisian Senin pagi (05/10/2026) berubah menjadi momen yang mengundang senyum lebar bagi siapa saja yang melihatnya.
Seusai melaksanakan apel pagi yang khidmat, suasana markas langsung bertransformasi menjadi panggung peragaan busana mini khusus penegak hukum.
Kapolsek Pontianak Timur AKP Suryadi, S.H., M.A.P. bersama Kanit Propam dengan sigap turun tangan langsung untuk mengemban misi penting yang melibatkan sisir,gunting, cermin, dan ketelitian tingkat tinggi.
Bukan sedang bersiap menghadapi penjahat berbahaya, kali ini musuh utama mereka adalah sehelai rambut yang kelepasan atau kancing baju yang kurang pas di badan.
Kegiatan pemeriksaan sikap tampang ini mendadak menjadi sorotan karena dilakukan secara mendadak kepada seluruh personel Polsek Pontianak Timur tanpa terkecuali.
Satu per satu anggota berbaris rapi layaknya peserta upacara yang hendak dinilai gurunya di sekolah dasar, menunggu giliran untuk diperiksa dari ujung rambut hingga ujung sepatu.
Pemandangan ini tentu saja memancing gelak tawa tertahan dari rekan sesama profesi yang melihat rekan mereka diinspeksi secara detail.
Siapa sangka, di balik ketegasan mereka menjaga keamanan kota, para abdi negara ini tetap harus melewati ujian berat berupa razia kerapian penampilan ala salon keliling kepolisian.
Pemeriksaan teliti tersebut sejatinya bukanlah sekadar mencari-cari kesalahan kecil atau ajang pamer kekuasaan di pagi hari yang cerah.
Langkah pengawasan dan pembinaan disiplin personel ini sengaja digalakkan guna memastikan setiap anggota tetap menjaga kerapian, sikap, serta penampilan sesuai ketentuan yang berlaku.
Maklum saja, sebagai garda terdepan pelayan masyarakat, penampilan fisik yang prima dianggap mampu mencerminkan wibawa institusi di mata publik.
Jangan sampai ada cerita warga urung melapor karena salah fokus melihat gaya rambut bapak polisi yang terlalu artistik atau keluar jalur dari aturan standar kedinasan.
Di balik gelak tawa dan suasana santai saat pemeriksaan berlangsung, tersimpan komitmen kuat untuk terus menjaga marwah institusi kepolisian agar senantiasa tampil profesional.
Para personel tampak sportif menerima masukan dan arahan langsung apabila ditemukan sedikit ketidakrapian pada atribut seragam kebanggaan mereka.
Suasana kebersamaan yang hangat ini justru semakin mempererat keakraban di antara sesama anggota Polsek Pontianak Timur sebelum mereka terjun langsung bertugas ke lapangan.
Operasi dadakan ini membuktikan bahwa disiplin tinggi bisa ditegakkan dengan pendekatan yang humanis, penuh kekeluargaan, namun tetap sasaran utamanya tercapai dengan sempurna.
Seluruh rangkaian kegiatan pemeriksaan sikap tampang tersebut akhirnya berjalan dengan tertib, lancar, dan pastinya sukses menguras energi tawa para personel yang hadir di lokasi.
Upaya pembinaan berkala semacam ini diyakini sangat ampuh untuk terus meningkatkan kedisiplinan serta profesionalisme seluruh jajaran kepolisian dalam keseharian mereka.
Dengan penampilan yang semakin rapi jali dan memukau, para anggota diharapkan makin percaya diri saat berinteraksi langsung dengan warga sekitar.
Pelayanan terbaik pun dipastikan akan mengalir deras tanpa hambatan berarti karena didukung oleh fisik dan atribut yang selalu on point setiap saat.
Kisah pagi di Pontianak Timur ini sekaligus menjadi pengingat ringan bahwa kerapian diri adalah cerminan dari kesiapan hati dalam melayani masyarakat dengan sepenuh jiwa.
Tidak ada wajah cemberut atau rasa tersinggung dari para personel, melainkan senyuman lebar yang menghiasi awal hari kerja mereka yang penuh semangat.
Aksi pemeriksaan ala salon kepolisian ini sukses mencairkan ketegangan rutinitas harian sekaligus merawat standar kualitas pelayanan publik yang prima.
Pada akhirnya, masyarakat Pontianak Timur tentu boleh merasa bangga sekaligus tenang karena dijaga oleh polisi-polisi yang tidak hanya jago tangkap penjahat, tetapi juga paling jago urusan tampil rapi.
(Red)
Sumber: Humas Polsekptk Timur
















Komentar