GARUT discoverynews.id — SMA IT Tegallega, Desa Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut, Jawa Barat, melaksanakan Ujian Tengah Semester (UTS) mulai Selasa, 6 Oktober hingga Jumat, 9 Oktober 2026.
Pelaksanaan UTS diikuti para siswa sebagai bagian dari evaluasi terhadap proses pembelajaran yang telah berlangsung. Ujian tersebut menjadi salah satu cara sekolah untuk melihat sejauh mana pemahaman siswa terhadap materi yang telah disampaikan selama kegiatan belajar mengajar.
Kepala SMA IT Tegallega, Hikmatudin, mengatakan bahwa UTS tidak seharusnya dipandang hanya sebagai kegiatan untuk mendapatkan nilai.
“UTS ini merupakan bagian dari evaluasi pembelajaran siswa. Kami berharap seluruh siswa dapat mengikuti ujian dengan sungguh-sungguh, jujur, disiplin, dan bertanggung jawab terhadap hasil yang mereka peroleh,” ujar Hikmatudin.
Menurut Hikmatudin, hasil UTS dapat menjadi bahan evaluasi bagi guru maupun sekolah untuk melihat perkembangan belajar peserta didik. Dari hasil tersebut, sekolah dapat mengetahui bagian pembelajaran yang telah dipahami siswa maupun materi yang masih perlu diperkuat.
Ia juga mengingatkan para siswa agar tidak menjadikan nilai sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan dalam mengikuti ujian. Kejujuran, kedisiplinan dan tanggung jawab dinilai menjadi bagian penting dalam proses pendidikan.
“Yang paling penting bukan hanya mendapatkan nilai yang baik, tetapi bagaimana siswa dapat menunjukkan kejujuran dan tanggung jawab dalam mengikuti proses pendidikan,” katanya.
UTS SMA IT Tegallega berlangsung selama empat hari dengan jadwal mata pelajaran yang telah ditentukan oleh pihak sekolah. Para siswa mengikuti setiap tahapan ujian sesuai ketentuan yang berlaku.
Melalui pelaksanaan UTS tersebut, sekolah berharap siswa tidak hanya mampu menunjukkan hasil belajar secara akademik, tetapi juga membangun sikap disiplin, jujur dan bertanggung jawab dalam menjalani proses pendidikan.
Jihad











Komentar