oleh

Perjuangan Mahasiswa NTT, Stevi Harman Minta KIP Kuliah Dibuka.

Jakarta,discoverynews.id–Anggota DPD RI daerah pemilihan Nusa tenggara timur, dr. Maria Cecilia Stevi Harman menyoroti persoalan Penolakan KIP akibat kendala data desil yang dialami mahasiswa NTT.

Dalam rapat komisi bersama kementrian pendidikan tinggi sains dan teknologia di gedung DPD RI,Stevi meminta pemerintah memberikan solusi adil bagi mahasiswa yang tidak mampu dan seharusnya mendapat KIP kuliah.

Discovery Photo Eksklusif

Momen Terbaik Hari Ini

Jelajahi kumpulan foto pilihan dengan cerita visual yang memukau dan penuh inspirasi di balik setiap lensanya.

“Semoga masa tenggang ini bisa disinkron dengan proses perubahan desil,sebelumnya mahasiswa terkendala desil dan ditolak KIP kuliah’kata Stevi.

Tambah Stevi, permasalahan desil menjadi isu krusial di Nusa Tenggara timur, berdasarkan data tinggal sosial ekonomi nasional banyak calon mahasiswa dari keluarga sejahtera tercatat di desil empat dan lima.

Padahal,fakta di lapangan sangat berbeda banyak laporan anak yatim piatu dan korban bencana alam seharusnya layak menerima bantuan KIP tersebut dengan angka desil kecil.

“Ada calon mahasiswa dari keluarga yang tidak mampu bahkan anak yatim piatu tidak memperoleh KIP kuliah karna tercatat berada di desil empat ke atas,”tegas putri sulung politisi senior Benny K. Harman itu.

Stevi menjelaskan,data desil bersifat dinamis dan tidak selalu mencerminkan kondisi riil ekonomi keluarga, kondisi ekonomi bisa berubah drastis dalam waktu singkat, apalagi kalau mengalami musibah bencana.

Contoh konkrit bencana gempa flores pada tanggal 15 Agustus lalu banyak orang kehilangan tempat tinggal, tempat usaha namun data desil mereka belum di perbaiki.

Bagi masyarakat NTT yang merasa data desil tidak sesuai bisa melakukan pengajuan melalui oprator di desa/kelurahan dan dinas sosial setempat dengan membawa kartu keluarga, KTP dan surat keterangan tidak mampu.

Afri Cundul
Author: Afri Cundul

Komentar