Nganjuk, discoverynews.id
Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Garu, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk mendapat kunjungan kehormatan dari Menteri Koperasi Republik Indonesia Dr. Ferry Joko Juliantono, S.E., Ak., M.Si. Kunjungan tersebut turut didampingi Bupati Nganjuk Marhaen Jumadi dan Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro, ST.
Kedatangan rombongan Menteri disambut langsung oleh Kepala Desa Garu Imam Syafii bersama pengurus dan Manager KDMP Garu Ahzha Andhar Awwady, S.E. serta seluruh anggota koperasi. Dalam kunjungan tersebut, Menteri bersama Bupati dan Wakil Bupati melakukan pengecekan langsung ke gudang KDMP, mengecek satu per satu barang-barang subsidi yang dijual, mulai dari kebutuhan pokok, LPG, minyak goreng, kebutuhan pokok bersubsidi lainnya hingga mengecek stok pupuk bersubsidi.
Tak hanya itu, Menteri bersama Bupati juga sempat mencoba kendaraan operasional KDMP Garu yang terparkir di dalam gudang koperasi sebagai simbol kesiapan operasional distribusi.
Usai kunjungan, awak media discoverynews.id melakukan wawancara eksklusif dengan Kepala Desa Garu, Imam Syafii.
Kepala Desa Garu : KDMP Harapan Baru Perekonomian Warga
Kepala Desa Garu Imam Syafii atas nama Pemerintah Desa Garu menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan langsung dari Menteri Koperasi.
Saya atas nama Kepala Desa Garu Imam Syafii sungguh sangat banyak terima kasih dengan adanya Bapak Menteri Doktor Ferry Juliantono yang telah memberikan dukungan secara langsung bahwa dengan adanya koperasi ini harapan semua warga akan semakin jauh lebih sukses untuk mengangkat perekonomian masyarakat, ujar Imam Syafii kepada discoverynews.id.
Ia menambahkan, prospek KDMP ke depan sangat menjanjikan setelah Menteri memberikan izin khusus untuk Koperasi Desa Merah Putih menjual barang-barang subsidi.
Tadi telah diizinkan sama Bapak Menteri bahwa untuk khusus KDMP ya Koperasi Merah Putih ini barang-barang yang sangat menjadi kebutuhan adalah termasuk pupuk, elpiji, minyak, ini salah satu barang barang yang bersubsidi.
Beliau menegaskan dari pihak-pihak terkait agar tidak mempersulit, sehingga betul-betul munculnya Koperasi Merah Putih ini menjadi harapan dan yang dirasakan oleh masyarakat terutama Desa Garu dan semua desa yang ada di Indonesia, jelasnya.
Kades Garu juga sempat menanyakan langsung kepada Menteri terkait status kepengurusan KDMP yang selama ini belum mendapat perhatian khusus terkait honor atau gaji.
Memang di sini saya tanya langsung dengan Bapak Menteri bagaimana hubungan kepengurusan KDMP. Karena munculnya koperasi ini juga karena terbentuknya pengurus. Sampai sekarang pengurus ini belum ada perhatian secara khusus, khusus tentang berapa honor atau bagaimana. Tapi jelas tadi Pak Menteri menjawab itu ada hubungannya dengan bisnis. Jadi sementara bisa diambilkan dari keuntungan itu. Berarti nanti kolaborasi antara pengurus dengan manajer KDMP. Makanya itu terus berkolaborasi antara pengurus, manajer dan Kepala Desa. Tadi juga Pak Bupati menyarankan bisa nanti nyambung dengan pertanian,” tambah Kades.
Sesuai petunjuk Menteri, Kades Garu mengaku mendapat tugas untuk terus merangkul masyarakat agar mau menjadi anggota koperasi, termasuk kelompok tani.
Petunjuk dari Pak Menteri, di perintahkan semua masyarakat supaya menjadi anggota, termasuk kelompok tani. Itu salah satu PR demi untuk terwujudnya koperasi tetap eksis,” tutupnya.
Sementara itu, Manager KDMP Garu Ahzha Andhar Awwady, S.E. dalam keterangannya mengatakan stok subsidi aman, siap layani petani dan warga,
pihaknya sangat siap menjalankan amanah dari pemerintah pusat untuk menyalurkan barang subsidi secara transparan dan tepat sasaran.
Kunjungan Pak Menteri, Pak Bupati dan Pak Wabup ini menjadi energi besar bagi kami. Kami di KDMP Garu sudah menyiapkan gudang, sistem administrasi, dan armada operasional. Untuk pupuk bersubsidi, LPG 3 kg, minyak goreng dan sembako lainnya stok aman dan hari ini sudah dicek langsung oleh Pak Menteri, ujar Ahzha.
Ia menegaskan, KDMP Garu akan fokus pada pelayanan petani dan warga kurang mampu agar tidak lagi kesulitan mendapatkan pupuk dan gas , LPG
Kami akan buka seluas-luasnya untuk warga Garu dan sekitarnya menjadi anggota. Prinsip koperasi merah putih ini dari warga, oleh warga, untuk warga. Kami juga akan bersinergi dengan Gapoktan dan kelompok tani sesuai arahan Pak Kades dan Pak Bupati,” pungkasnya.
Kunjungan diakhiri dengan foto bersama di depan Kantor Koperasi Merah Putih Desa Garu dan peninjauan stok pupuk bersubsidi di dalam gudang.
gtr /tim
Redaksi Jatim
discoverynews.id









