KALBAR KETAPANG,Discoverynews.id ~ Di tengah dinamika perkembangan teknologi informasi yang melaju pesat, sebuah momentum penting dalam dunia media digital kembali terukir di Bumi Ale-Ale.
Pada hari Sabtu, 17 Oktober 2026, Kabupaten Ketapang menjadi saksi dimulainya sebuah inisiatif besar untuk mengasah potensi literasi digital anak muda.
Bertempat di pusat kegiatan Kabupaten Ketapang, acara Pelatihan News to Content 2026 resmi dibuka dengan penuh semangat oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Ketapang, David, yang hadir secara langsung mewakili Bupati Ketapang untuk menyalakan api kreativitas para peserta.
Semangat perubahan tersebut disampaikan secara lugas oleh Kepala Biro Suaraindo.id Ketapang, Adang Hamdan, S.Pdi., yang bertindak sebagai narasumber utama dalam pembukaan kegiatan ini.
Dalam pandangannya, peran para kreator konten saat ini bukan sekadar pembuat hiburan visual, melainkan pilar penting yang menunjang penyebarluasan informasi ke seluruh pelosok masyarakat.
Sebagai mitra strategis pemerintah daerah, Suaraindo.id berkomitmen untuk terus mengawal independensi pers, menyediakan ruang yang inklusif bagi suara publik, serta menghadirkan berita yang tidak hanya cepat tetapi juga jelas, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan secara moral maupun hukum.
Dukungan penuh terhadap gerakan edukatif ini ditegaskan kembali oleh Kepala Dinas Kominfo Ketapang, David, yang memberikan penekanan khusus pada pentingnya pemahaman jurnalistik dasar bagi generasi muda.
Beliau menyambut hangat penyelenggaraan pelatihan ini dan berharap ruang belajar ini mampu membentuk pola pikir kreatif para pemuda dalam memahami seluruh proses produksi informasi, mulai dari teknik penulisan berita yang etis hingga pengolahan visual menjadi konten yang menarik, informatif, dan tetap patuh pada kaidah pemberitaan yang berlaku.
Langkah ini dipandang sebagai sebuah ekspedisi pengetahuan untuk menjembatani antara dunia pers konvensional dan ekosistem media sosial yang serba cepat.
Melalui rangkaian program Pelatihan News to Content 2026, para peserta dibekali kemampuan mendalam untuk mempertajam literasi digital, memperluas wawasan kritis, serta mengasah keterampilan teknis agar mampu menghasilkan karya-karya bermutu tinggi yang bertanggung jawab di tengah banjir informasi era modern.
Pada akhirnya, pergerakan di Kabupaten Ketapang ini bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan sebuah investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi penerus yang cerdas, kritis, dan berani berkarya.
Kehadiran para pemuda yang terampil ini diharapkan menjadi angin segar yang membawa dampak positif, menyebarkan narasi-narasi edukatif dan bermanfaat, serta memperkuat fondasi informasi yang sehat bagi seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Ketapang di masa depan. ( R )
















