KALBAR ENTIKONG,Discoverynews.id ~ Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia-Malaysia dari Batalyon Artileri Medan 19 Bogani berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika dalam skala besar yang melibatkan puluhan kilogram barang haram.
Operasi penindakan tersebut dilaksanakan pada hari Kamis, 22 Oktober 2026 lalu, bertempat di jalur tradisional yang terletak di Dusun Gun Tembawang, Desa Suruh Tembawang, Kecamatan Entikong.
Keberhasilan pengungkapan ini bermula dari peningkatan intensitas patroli dan pengawasan ketat yang dilakukan oleh jajaran satuan tugas di sepanjang perbatasan darat kedua negara.
Dalam operasi pengagalan tersebut, aparat di lapangan berhasil mengamankan barang bukti berupa 31 kilogram narkotika jenis sabu serta 4.955 butir pil ekstasi yang diduga kuat akan segera didistribusikan ke wilayah dalam negeri.
Jalur-jalur tikus atau rute tradisional di perbatasan memang kerap disinyalir menjadi titik rentan yang dimanfaatkan oleh sindikat internasional untuk melancarkan aksi kejahatan transnasional.
Penyelundupan barang berbahaya ini menunjukkan bahwa jaringan gelap narkoba terus berupaya mencari celah di tengah ketatnya penjagaan aparat penegak hukum di wilayah terluar Indonesia.
Komandan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19 Bogani menyatakan bahwa pihaknya akan terus memperkuat sistem pengawasan serta pengamanan secara maksimal di seluruh titik jalur yang berpotensi rawan dijadikan rute penyelundupan.
Langkah antisipatif ini diambil guna mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan yang ingin merusak masa depan generasi bangsa melalui peredaran gelap narkoba.
Peningkatan patroli rutin serta kerja sama dengan berbagai pihak terkait terus dioptimalkan untuk menutup segala bentuk jalur ilegal di perbatasan.
Menanggapi keberhasilan penindakan tersebut, pihak komando satuan tugas menegaskan komitmen penuh untuk terus menjaga kedaulatan negara sekaligus melindungi masyarakat dari ancaman bahaya laten narkotika.
Seluruh barang bukti temuan narkoba kini telah diamankan oleh pihak berwenang guna menjalani proses penyelidikan lebih mendalam untuk mengungkap jaringan di baliknya.
Aparat gabungan juga terus mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam upaya penyelundupan lintas batas negara ini. (R)










