oleh

Maut Menjemput Dini Hari: Dua Pekerja Bangunan Tewas Tertimbun Reruntuhan Rumah Ambruk di Sintang

KALBAR SINTANG,Discoverynews.id ~ Selasa, 27 Oktober 2026 dini hari, suasana sunyi di Jalan Sintang–Kelam, Kelurahan Tanjung Puri, Kabupaten Sintang, mendadak berubah mencekam ketika sebuah rumah yang sedang direnovasi tiba-tiba ambruk rata dengan tanah.

Peristiwa tragis yang terjadi sekitar pukul 03.30 WIB tersebut merenggut nyawa dua orang pekerja bangunan yang malam itu tengah beristirahat di dalam gedung nahas tersebut.

Warga sekitar yang mendengar suara gemuruh hebat segera melaporkan kejadian darurat itu melalui layanan 110, sehingga dalam hitungan menit personel kepolisian langsung bergerak cepat menuju titik lokasi kejadian untuk memberikan pertolongan pertama.

Merespons laporan darurat tersebut, Kapolres Sintang, AKBP Budi Hartono Sutrisno, turun langsung ke lapangan memimpin jalannya operasi pencarian dan evakuasi bersama jajaran personel gabungan serta dibantu oleh warga setempat.

Medan evakuasi yang dipenuhi tumpukan material bangunan berserakan dan struktur beton yang labil membuat tim penyelamat harus bekerja ekstra hati-hati guna menghindari potensi reruntuhan susulan yang dapat membahayakan keselamatan petugas di lapangan.

Berdasarkan keterangan para saksi di sekitar lokasi, bangunan tersebut memang tengah dikerjakan oleh dua orang tukang yang sekaligus memanfaatkan area tersebut sebagai tempat tinggal sementara selama proses renovasi berlangsung.

Dalam operasi pencarian awal yang dilakukan di tengah puing-puing beton, petugas akhirnya berhasil menemukan korban pertama dalam kondisi sudah tidak bernyawa dan langsung melarikan jenazahnya menggunakan ambulans ke RSUD Ade M.

Djoen Sintang untuk pemeriksaan medis lebih lanjut. Tak kenal lelah, tim gabungan terus memperluas area pencarian untuk menemukan satu korban tersisa yang diduga masih tertimbun di bawah reruntuhan material berat bangunan.

Baca Juga  Sinergi Maritim Kalbar: Distrik Navigasi Pontianak dan Kantor SAR Perkuat Pengamanan Jalur Pelayaran

Setelah berjam-jam melakukan penggalian manual dan pembersihan puing secara cermat, korban kedua akhirnya berhasil ditemukan oleh petugas pada pukul 09.38 WIB dalam keadaan meninggal dunia.

Dengan ditemukannya korban kedua tersebut, seluruh rangkaian operasi pencarian dan evakuasi korban pekerja bangunan yang tertimpa reruntuhan resmi dinyatakan selesai oleh pihak berwenang.

Hingga saat ini, jajaran Polres Sintang masih memfokuskan kegiatan mereka pada proses penyelidikan mendalam guna menguak penyebab pasti di balik ambruknya struktur bangunan renovasi tersebut.

Penyelidikan intensif ini dilakukan untuk mengumpulkan bukti-bukti akurat serta mendengarkan keterangan para ahli guna memastikan ada atau tidaknya unsur kelalaian dalam pelaksanaan proyek renovasi rumah itu.

Tragedi kemanusiaan ini sekaligus menjadi pengingat keras bagi masyarakat luas dan para pelaku jasa konstruksi akan pentingnya standar operasional prosedur serta aspek keselamatan kerja yang ketat dalam setiap pengerjaan bangunan. (R)