Discoverynews.id – TANJAB TIMUR Proyekpembangunan jalan rabat beton di Desa Lambur I, Kecamatan Sabak Timur, Kabupaten Tanjung Jabung Timur diduga menjadi proyek siluman. Pasalnya, proyek yang dimulai sejak 22 September 2026 lalu hingga saat ini tidak pernah memasang papan informasi kegiatan.
Kondisi tersebut membuat masyarakat sekitar bertanya-tanya. Untuk nama kegiatannya apa, sumber dananya dari mana, jumlah pagu dananya berapa, serta volumenya berapa, masyarakat tidak mengetahui sama sekali karena tidak ada keterbukaan informasi publik.
“Untuk informasi yang lebih jelas, awak media ini turun langsung ke lokasi kegiatan yang disebut masyarakat setempat. Sesampainya di lokasi ternyata apa yang menjadi tanda tanya warga benar. Di lokasi kegiatan pembangunan jalan rabat beton tersebut memang tidak ada papan informasi nya,” ungkap tim media ini di lokasi.
Proyek tersebut diketahui berada tepat di Jalan Terobosan Tanah Khas, Desa Lambur I.
Sebagai bentuk perimbangan pemberitaan, awak media ini kemudian mencoba menghubungi Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) berinisial K melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp.
Dalam komunikasi tersebut, K sempat merespon dan mengajak bertemu di depan Indomaret. Namun sangat disayangkan, setelah ditunggu hampir satu jam, yang bersangkutan tak kunjung muncul. Diduga terkesan menghindar untuk dikonfirmasi.
Padahal, kewajiban memasang papan informasi proyek sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dan Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.
“Setiap proyek yang menggunakan uang negara, baik dari Dana Desa, APBD maupun APBN wajib memasang papan informasi agar masyarakat tahu dan bisa ikut mengawasi. Kalau tidak ada papan informasi, patut diduga ada yang ditutupi,” ujar salah seorang warga Desa Lambur I yang enggan disebutkan namanya.
Warga berharap Kepala Desa Lambur I, Camat Sabak Timur, Dinas PMD, serta Inspektorat Kabupaten Tanjung Jabung Timur segera turun ke lapangan untuk mengecek proyek tersebut dan menegur pelaksana agar transparan.
“Kami bukan anti pembangunan, kami senang jalan dibangun. Tapi tolong transparan, jangan seperti proyek siluman. Kami sebagai warga berhak tahu,” tambah warga.
Hingga berita ini diterbitkan, Ketua TPK Katmin belum berhasil dikonfirmasi. Media ini masih akan terus berupaya melakukan konfirmasi kepada Kepala Desa Lambur I terkait proyek tersebut. (741)
















