Ruteng, discovery news.id–ditengah hujatan dan kritikan netizen lewat media sosial yang menuding gubernur NTT, Melki Laka Lena hanya fokus pembangunan daratan flores, satu hal yang sering terlupakan:Flores adalah jantung ekonimi NTT saat ini.
Rancangan pembangunan infrastruktur seputar wilayah daratan flores itu BUKAN pilih kasih, itu STRATEGI ekonomi NTT pada umumnya, bukan juga sentimen kedaerahan, ini soal kalkulasi ekonomi yang rasional untuk seluruh masyarakat nusa Tenggara timur.
Jangan lupa, lebih dari 40 persen PAD dan destinasi super prioritas nasional berasal dari Labuan bajo,Ende dengan sejarah dan logistiknya, Maumere sebagai pintu timur semuanya masuk devisa NTT.
Logikanya kalau jalan Trans utara Flores mulus distribusi barang dari Labuan bajo sampai Larantuka lebih cepat, pelabuhan bagus kapal-kapal wisata berlabuh hingga sandar tampa hambatan, listriknya setabil, hotel, homestayi dan UMKM bisa hidup 24 jam.
Dampak Bukan Orang Flores Saja, Semua Wilayah NTT Merasakan.
Devisa yang masuk lewat Labuan bajo masuk ke kas provinsi NTT, dari kas itu nanti dibagi untuk membangun seluruh daerah yang ada di nusa tenggara timur.
lalu kenapa Gubernur NTT dihujat oleh netizen katanya hanya mau fokus bangun flores di periode ini? Ya biarin saja.
Pemimpin itu bukan untuk bekerja menyenangkan komentar di kolom facebook atau tik tok, pemimpin itu bekerja untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang nyata dan bisa di rasakan dengan jangka panjang.
Keputusan untuk memperkuar Flores hari ini adalah investasi untuk pemerataan besok, tampa mesin ekonomi yang kuat di Flores, dari mana nusa tenggara timur bisa bangun untuk daerah-daerah lain.
















