oleh

Bermain Sambil Belajar, Polisi Sahabat Anak Polda Sulbar Tanamkan Kesadaran Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini

MAMUJU, Discoverynews.id – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Barat terus berupaya menanamkan budaya tertib dan kesadaran keselamatan berlalu lintas sejak usia dini melalui program Polisi Sahabat Anak.

Kali ini, kegiatan tersebut menyambut kunjungan anak-anak taman kanak-kanak (TK) di Baruga Banggae dan Gedung Regional Traffic Management Center (RTMC) Ditlantas Polda Sulbar, Selasa (3/11/2026).

Kegiatan dipimpin langsung Kasubdit Regident Ditlantas Polda Sulbar, AKBP Anindhita Rizal, didampingi sejumlah personel Ditlantas Polda Sulbar.

Suasana ceria dan penuh antusiasme mewarnai kegiatan tersebut. Dengan metode bermain sambil belajar, anak-anak diperkenalkan berbagai rambu lalu lintas, arti warna lampu pengatur lalu lintas, hingga pentingnya berhati-hati ketika berada di jalan raya, khususnya saat menyeberang.

Materi disampaikan secara sederhana, interaktif, dan menyenangkan agar mudah dipahami serta diingat oleh anak-anak.

“Merah berarti berhenti, kuning bersiap, hijau boleh jalan ya, Nak. Ingat, selalu lihat kiri dan kanan sebelum menyeberang,” tutur petugas dengan ramah saat memberikan edukasi.

Tidak hanya mendapatkan materi tentang keselamatan berlalu lintas, anak-anak juga diajak mengunjungi ruang RTMC Ditlantas Polda Sulbar.

Di ruangan tersebut, mereka diperlihatkan secara langsung sistem pemantauan arus lalu lintas melalui layar monitor yang terhubung dengan kamera pengawas atau CCTV di sejumlah titik.

Pemandangan tersebut menarik perhatian anak-anak. Mereka tampak kagum sekaligus antusias mengamati aktivitas petugas dalam memantau situasi lalu lintas.

“Itu mata-mata jalan raya kita ya, Nak, agar semua bisa berjalan aman dan tertib,” jelas petugas sembari memberikan pemahaman mengenai fungsi CCTV.

Melalui kegiatan ini, anak-anak diharapkan semakin mengenal rambu dan lampu lalu lintas, memahami pentingnya kehati-hatian saat berada di jalan raya, serta mengetahui peran teknologi CCTV dalam membantu pemantauan keamanan dan kelancaran lalu lintas.

Baca Juga  Wakapolri  Komjen pol Wahyu Tegaskan Komitmen Polri Berantas Premanisme dan Jaga Dunia Usaha

Kegiatan tersebut juga mendapat apresiasi positif dari para guru pendamping yang menilai edukasi keselamatan berlalu lintas dengan metode menyenangkan sangat bermanfaat bagi perkembangan pengetahuan anak.

“Kegiatan seperti ini sangat berharga bagi anak-anak. Materinya disampaikan dengan cara yang menyenangkan, sehingga mereka mudah memahaminya. Semoga ke depannya kegiatan edukasi keselamatan seperti ini bisa terus berjalan dan menjangkau lebih banyak anak-anak,” ungkap salah seorang guru pendamping.

Program Polisi Sahabat Anak menjadi salah satu bentuk edukasi preventif kepolisian dalam membangun kesadaran berlalu lintas sejak usia dini.

Sebab, budaya tertib di jalan raya tidak terbentuk secara instan, melainkan harus ditanamkan melalui pembiasaan dan pendidikan sejak kecil.

Melalui pendekatan humanis dan edukatif ini, Ditlantas Polda Sulbar berharap anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, disiplin, peduli terhadap keselamatan, serta mampu menjadi pelopor budaya tertib berlalu lintas di masa depan.

Gilang Sulbar
Author: Gilang Sulbar